Jakarta - Penyakit jantung bawaan adalah kelainan pada struktur jantung yang terbentuk saat bayi masih di dalam rahim. Menurut dr. Anisa Rahmadhany, SpA, Subsp.Kardio(K) dari BraveHeart Brawijaya Hospital, sekitar 1 persen atau sekitar 50 ribu anak lahir dengan kondisi ini setiap tahunnya.
Secara umum, penyakit jantung bawaan dibedakan menjadi dua tipe, yaitu tipe biru (sianotik) dan tipe tidak biru (asianotik), yang masing-masing memiliki gejala yang berbeda. Pada tipe biru, tanda yang paling mudah dikenali adalah perubahan warna kebiruan pada bibir dan mukosa lidah, yang disebabkan oleh rendahnya kadar oksigen dalam darah. "Kalau biru berarti kelihatan biru anaknya. Tahunya biru dari mana? Kita gampangnya lihatnya di bibir sama mukosa lidah," jelas dr. Anisa dalam tayangan detikSore, Kamis (16/7/2026).
Dia menambahkan, saat ini orang tua dapat memantau saturasi oksigen menggunakan pulse oximeter, di mana saturasi di bawah 95 persen menunjukkan adanya cyanosis atau kebiruan. Selain perubahan warna, anak yang mengalami penyakit jantung bawaan juga cenderung mudah lelah, yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan mereka. Kondisi ini dapat menyebabkan berat badan sulit naik, tinggi badan tidak bertambah secara optimal, serta perkembangan otak yang terhambat akibat kekurangan oksigen.
Gejala Tipe Tidak Biru yang Perlu Diwaspadai
Sementara itu, untuk penyakit jantung bawaan tipe tidak biru, gejalanya seringkali lebih sulit untuk dikenali, terutama pada bayi. Menurut dr. Anisa, aktivitas utama bayi adalah menyusu, sehingga kemampuan mereka dalam menyusu dapat menjadi indikator awal adanya masalah pada jantung. "Kalau yang tidak biru, beda lagi gejalanya. Kalau bayi kan aktivitas, tidak lari-larian, tidak naik turun tangga. Jadi aktivitas bayi adalah minum susu. Minum susu itu udah kayak lari," ujarnya.
Oleh karena itu, orang tua harus waspada jika bayi membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menyusu, cepat lelah saat menyusu, atau tidak dapat menghabiskan susu seperti biasanya. "Kalau susunya cepat habis, kalau misalnya tidak ya hati-hati nih, dia ada penyakit jantung bawaan misalnya. Kalau minum susunya kurang, berat badannya susah naik," tambahnya.
Pentingnya Kesadaran Orang Tua
Kesadaran orang tua terhadap gejala-gejala ini sangat penting untuk mendeteksi dini penyakit jantung bawaan. Dengan pemantauan yang tepat, intervensi medis dapat dilakukan lebih awal, sehingga meningkatkan kualitas hidup anak.