Sunday, 16 August 2026
Kesehatan

Organ yang Dapat Dihapus Tanpa Mengganggu Kehidupan Manusia

Beberapa organ dalam tubuh manusia ternyata dapat diangkat tanpa mengancam kelangsungan hidup. Meskipun demikian, pengangkatan organ tersebut tetap memerlukan penyesuaian tertentu.

D
Dimas Adhyaksa Putra
16 August 2026 15 pembaca
Foto: Ilustrasi operasi (Getty Images/shapecharge)
Foto: Ilustrasi operasi (Getty Images/shapecharge)

Manusia memiliki berbagai organ penting yang berfungsi vital dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tidak semua organ tersebut harus ada untuk seseorang dapat bertahan hidup. Dalam situasi tertentu, beberapa organ mungkin perlu diangkat melalui prosedur medis, dan tubuh dapat beradaptasi dengan perubahan tersebut. Meski demikian, hidup tanpa organ tertentu tidak tanpa konsekuensi, karena individu mungkin perlu melakukan penyesuaian, termasuk perubahan pola makan atau penggunaan obat-obatan.

Enam Organ yang Masih Bisa Dihidupkan Tanpa Kehadiran

Berikut adalah enam organ yang dapat diangkat dari tubuh manusia, namun individu masih dapat melanjutkan hidup:

1. Usus Buntu

Fungsi usus buntu pada manusia masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan. Menurut Dr. Indraneil Mukherjee, seorang ahli bedah di Rumah Sakit Staten Island Northwell University, pengangkatan organ kecil ini biasanya tidak berdampak jangka panjang. Pasien yang menjalani prosedur ini sering kali tidak memerlukan obat-obatan dan dapat pulih dengan cepat. "Sebagian besar orang dapat melanjutkan aktivitas normal dalam beberapa hari, tanpa perubahan pola makan atau perilaku fisik," ujarnya.

2. Kantung Empedu

Kantung empedu berfungsi menyimpan empedu yang membantu proses pencernaan lemak. Meskipun diangkat, hati tetap memproduksi empedu dan mengalirkannya langsung ke usus kecil. "Setelah diangkat, hati hanya meneteskan empedu langsung ke usus kecil," kata Mukherjee. Meskipun beberapa individu mungkin mengalami penyesuaian awal dalam pencernaan, tubuh akan beradaptasi dalam beberapa minggu. Kebanyakan orang bisa hidup normal tanpa kantung empedu tanpa memerlukan obat-obatan khusus.

3. Ginjal

Ginjal memiliki peran penting dalam menyaring darah dan membuang limbah. "Kita memiliki dua karena suatu alasan, tetapi satu saja sudah cukup bagi sebagian besar dari kita," jelas Mukherjee. Setelah kehilangan satu ginjal, pemeriksaan rutin menjadi penting, tetapi pengobatan seumur hidup biasanya tidak diperlukan. "Satu ginjal biasanya lebih dari cukup untuk menyaring darah Anda dan menjaga kesehatan Anda," tambahnya.

4. Lambung

Lambung berfungsi menyimpan dan menghancurkan makanan, serta menghasilkan enzim untuk pencernaan. Jika lambung diangkat sebagian atau seluruhnya, misalnya akibat kanker, makanan akan langsung masuk ke usus kecil, yang mengubah proses pencernaan. "Dalam kondisi tersebut, konsumsi suplemen seumur hidup, terutama vitamin, sangat penting," kata Mukherjee. Pola makan juga perlu diperhatikan untuk mendukung penyerapan nutrisi dan mencegah dumping syndrome, di mana makanan yang belum tercerna masuk terlalu cepat ke usus kecil.

5. Limpa

Limpa bertugas menyaring darah dan menghilangkan organisme penyebab infeksi. Pengangkatan limpa, atau splenektomi, kadang diperlukan akibat trauma atau cedera. Meskipun obat-obatan dapat membantu, individu yang tidak memiliki limpa lebih rentan terhadap infeksi tertentu. Oleh karena itu, vaksinasi dianjurkan sebelum melakukan splenektomi jika tidak mendesak.

6. Kerongkongan

Kerongkongan adalah tabung berotot yang menghubungkan tenggorokan dengan perut. Pengangkatan kerongkongan sering kali memerlukan prosedur rekonstruksi bedah yang kompleks. "Menelan bisa menjadi tantangan, dan diet sering kali perlu dimodifikasi dengan hati-hati," jelas Mukherjee. Meskipun orang masih bisa hidup tanpa kerongkongan, perhatian terhadap pola makan dan masalah pencernaan yang berkelanjutan menjadi sangat penting. Dalam beberapa kasus, individu mungkin memerlukan selang makan untuk memastikan kecukupan hidrasi dan nutrisi selama masa pemulihan.

// Artikel Terkait