Monday, 17 August 2026
Politik & Hukum

PDIP Siap Bantu Korban Gempa NTT Sesuai Instruksi Megawati

PDI Perjuangan segera merespons bencana gempa berkekuatan 7,5 magnitudo di Flores, Nusa Tenggara Timur, dengan mengerahkan tim bantuan dan sukarelawan. Instruksi ini langsung disampaikan oleh Ketua Um...

A
Arga Pratama
17 August 2026 1 pembaca
Instruksi Megawati, PDIP Kerahkan BAGUNA dan Sukarelawan Bantu Gempa NTT
Instruksi Megawati, PDIP Kerahkan BAGUNA dan Sukarelawan Bantu Gempa NTT
jpnn.com Sumber: jpnn.com

PDI Perjuangan mengambil langkah cepat untuk menanggapi bencana gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,5 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur. Instruksi untuk tanggap darurat ini diberikan langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, saat jajaran pengurus pusat tiba di Sumatera Utara.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menjelaskan bahwa dirinya dan rombongan mendarat di Bandar Udara Raja Sisingamangaraja XII, Silangit, pada hari Sabtu (15/8). Setibanya di lokasi, ia segera menerima telepon dari Megawati yang meminta agar bantuan kemanusiaan segera dikonsolidasikan. "Begitu mendarat di Bumi Silangit, saya menerima telepon dari Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Profesor Dr. Megawati Soekarnoputri. Beliau menyampaikan rasa prihatin yang sangat mendalam dan berdoa bagi seluruh warga Flores yang terkena musibah gempa. Atas instruksi langsung Ibu Ketua Umum, seluruh jajaran PDI Perjuangan segera melakukan langkah-langkah gotong royong turun ke lapangan," ungkap Hasto.

Pemimpin Tim Tanggap Bencana

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Hasto menjelaskan bahwa pergerakan armada tanggap bencana dipimpin oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan, Tri Rismaharini, yang didampingi oleh Ribka Tjiptaning untuk mengoordinasikan tim sukarelawan kesehatan. "Hari ini Ibu Tri Rismaharini memimpin langsung operasi BAGUNA di lapangan, didampingi Ibu Ribka Tjiptaning yang mengerahkan seluruh relawan kesehatan. Seluruh jajaran DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Nusa Tenggara Timur diinstruksikan segera mengambil langkah darurat mitigasi bencana, mendirikan dapur umum, serta memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang menjadi korban," tegas Hasto.

Perhatian Khusus untuk Ibu dan Anak

Hasto juga menegaskan bahwa Megawati memberikan perhatian khusus terhadap ibu-ibu dan anak-anak balita. "Ibu-ibu dan anak-anak balita memerlukan perhatian khusus. Dari asupan makanan balita, obat-obatan, hingga kebutuhan khusus perempuan. Tidak hanya itu, Ibu Mega sampai menyiapkan daftar khusus kebutuhan tanggap darurat yang langsung diberikan kepada Bu Risma," jelas Hasto.

Setelah kedatangannya di Silangit, Hasto juga melakukan groundbreaking untuk kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir, didampingi oleh Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat. Dalam acara tersebut, Hasto mengajak semua yang hadir untuk melakukan hening cipta bagi korban gempa di NTT.

Djarot Saiful Hidayat juga menegaskan pentingnya gerak cepat dalam penanganan bencana saat membuka Forum Silaturahmi Kebangsaan di Kabupaten Samosir. Ia menceritakan bagaimana Hasto menunda agenda santainya di bandara untuk segera menginstruksikan jajaran DPP dan DPD dalam penggalangan bantuan. "Pak Sekjen begitu mendarat langsung menerima arahan dari Ibu Ketua Umum terkait gempa di NTT. Beliau bahkan tidak jadi menikmati kopi, tapi langsung menelpon pengurus DPP dan daerah untuk mengecek laporan serta menggalang bantuan. Inilah tradisi politik kemanusiaan yang konsisten diajarkan oleh PDI Perjuangan," tegas Djarot.

Lebih lanjut, Djarot mengingatkan kembali pemikiran Bung Karno yang selalu terinspirasi dari rakyat kecil, seperti Mbok Sarinah dan Pak Marhaen, yang menjadi dasar lahirnya Pancasila. Ia menekankan pentingnya persatuan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. "Kita ini satu bangsa. Tidak boleh ada egoisme agama atau etnis. Kita harus saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Melalui Silaturahmi Kebangsaan yang kita mulai dari Samosir ini, mari kita perkuat persaudaraan, merawat toleransi, dan terus bergotong royong membela rakyat kecil," ucap Djarot.

Djarot menambahkan bahwa keberadaan BAGUNA sebagai badan khusus penanggulangan bencana menjadikan PDI Perjuangan selalu siap sedia dalam setiap kondisi darurat di seluruh pelosok Tanah Air, sesuai dengan komitmen partai untuk selalu bersatu dan berbagi suka duka bersama rakyat. Dalam silaturahmi tersebut, hadir jajaran PDI Perjuangan Sumatera Utara yang dipimpin oleh Ketua Rapidin Simbolon dan Sekretaris Sutarto, serta didampingi oleh Johanes Oberlin Tobing, Guntur Romli, dan Aryo Seno Bagaskoro.

// Artikel Terkait