Monday, 17 August 2026
Politik & Hukum

Hasto: Kantor PDIP di Samosir Harus Menjadi Tempat untuk Rakyat, Bukan Gedung Elit

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menekankan pentingnya pembangunan kantor DPC PDI Perjuangan di Samosir sebagai rumah bagi rakyat, bukan sekadar gedung elit.

N
Nabila Safira Putri
16 August 2026 8 pembaca
Hasto: Kantor PDIP Samosir Harus Jadi Rumah Rakyat Bukan Gedung Elitis
Hasto: Kantor PDIP Samosir Harus Jadi Rumah Rakyat Bukan Gedung Elitis
jpnn.com Sumber: jpnn.com

SAMOSIR - Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, bersama Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP, memimpin acara peletakan batu pertama untuk pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan di Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara, pada hari Sabtu. Dalam kunjungan tersebut, Hasto didampingi oleh Tim Hukum Johannes Oberlin Tobing, serta Juru Bicara Partai Aryo Seno Bagaskoro dan Mohamad Guntur Romli.

Setibanya di lokasi acara groundbreaking, rombongan DPP PDI Perjuangan disambut dengan hangat oleh Rapidin Simbolon, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sekretaris DPD Sutarto, serta Osvaldo Simbolon, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir, dihadiri pula oleh jajaran Fraksi PDIP DPRD Samosir dan ratusan kader serta tokoh masyarakat setempat. Penyambutan dilakukan dengan khidmat melalui pertunjukan tarian tradisional Batak Toba, Tari Tor-Tor.

Prosesi Peletakan Batu Pertama

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung dengan lancar di bawah cuaca cerah. Hasto Kristiyanto, Djarot Saiful Hidayat, dan Rapidin Simbolon secara bergantian meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan fisik kompleks kantor DPC, yang direncanakan mencakup gedung utama, aula pertemuan, serta patung Bung Karno, dengan target penyelesaian pada Januari 2027.

Pentingnya Fungsi Kantor Partai

Dalam pidatonya, Hasto menyampaikan salam hangat dan amanat dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Ia menegaskan bahwa kantor partai tidak boleh dibangun hanya sebagai gedung elit, tetapi harus memiliki nilai budaya, berkolaborasi dengan ilmu pengetahuan, dan menunjukkan keberpihakan yang kuat kepada masyarakat bawah. "Setiap saya datang ke Samosir ini, Ibu Megawati selalu menitipkan pesan bahwa ini adalah bumi yang membentuk peradaban dunia. Karena itu, ketika kita membangun kantor DPC PDI Perjuangan ini, fungsinya bukan sekadar rumah untuk konsolidasi politik, rekrutmen, atau kaderisasi," jelas Hasto.

Hasto menekankan bahwa kantor ini harus menjadi tempat yang bersekutu dengan ilmu pengetahuan dan memancarkan semangat keberpihakan kepada rakyat. Ia menekankan pentingnya agar keberadaan kantor baru ini berfungsi secara nyata sebagai rumah bagi rakyat, terutama bagi masyarakat miskin, kaum terpinggirkan, serta mereka yang mengalami ketidakadilan hukum untuk mengadu dan mendapatkan pembelaan politik.

"Di balik kantor yang kita bangun ini, tersembunyi suatu tekad yang sangat kuat: bagaimana kantor partai menjadi pusat pengorganisasian dan pembelaan rakyat. Makna kekuasaan yang sejati, kata Bung Karno, adalah berpihak pada rakyat Marhaen, rakyat yang tertindas. Jangan sampai kantor partai megah tetapi berjarak dengan rakyat. Kantor ini harus menjadi tempat rakyat yang diperlakukan tidak adil datang dan menemukan perlindungan," lanjut Hasto.

Selain berfungsi sebagai benteng pembelaan bagi rakyat kecil, Hasto juga menjelaskan pentingnya peran kantor partai sebagai wadah pendidikan politik yang progresif, terutama untuk generasi muda dan anak-anak bangsa di Kabupaten Samosir. Ia berharap kantor DPC PDI Perjuangan menjadi pusat dialektika, literasi, serta penggodokan imajinasi masa depan daerah dan bangsa.

"Sejarah telah membuktikan bahwa pemimpin-pemimpin besar seperti Bung Karno dan Bung Hatta tidak lahir dari kemewahan. Mereka lahir dari rakyat kebanyakan yang bergumul langsung dengan penderitaan, kemiskinan, dan ketidakadilan, namun terus menggembleng diri dengan banyak membaca buku dan berdiskusi," ujar Hasto. "Karena itu, kantor partai ini nantinya harus menjadi pusat pendidikan politik dan kawah candradimuka bagi generasi muda. Dari tanah Samosir yang kaya akan sejarah peradaban ini, kita berharap kelak akan lahir pemimpin-pemimpin besar bagi bangsa dan negara Indonesia melalui penggemblengan PDI Perjuangan," tutup Hasto.

// Artikel Terkait