Wednesday, 10 June 2026
Kesehatan

Minuman Pagi yang Dikenal Dapat Memperpanjang Umur

Para ahli gizi merekomendasikan matcha sebagai alternatif minuman pagi yang lebih baik daripada kopi, karena manfaatnya dalam mendukung kesehatan dan umur panjang.

P
Patrick Jonathan
18 May 2026 13 pembaca
Minuman Pagi yang Dikenal Dapat Memperpanjang Umur
Foto ilustrasi: Shutterstock

Jakarta - Banyak orang memulai harinya dengan secangkir kopi untuk meningkatkan energi dan fokus. Namun, para ahli gizi menyatakan bahwa ada pilihan minuman pagi lain yang lebih baik untuk mendukung umur panjang dan penuaan yang sehat, yaitu matcha. Minuman berbahan dasar teh hijau dari Jepang ini kaya akan antioksidan dan bermanfaat bagi kesehatan otak serta kesehatan usus.

Kaya Antioksidan yang Membantu Melawan Penuaan

Matcha mengandung epigallocatechin-3-gallate (EGCG), sebuah antioksidan yang berperan penting dalam mengurangi peradangan dan stres oksidatif pada tingkat sel. Ahli gizi Val Warner menjelaskan, "Seiring bertambahnya usia, tubuh kita secara alami mengalami lebih banyak stres oksidatif, yang dapat berkontribusi pada hal-hal seperti penuaan sel dan penyakit kronis." Dia menambahkan bahwa mengonsumsi matcha secara teratur dapat membantu memperkuat pertahanan tubuh terhadap proses ini.

Antioksidan dalam matcha berfungsi untuk menetralisir radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh dan mempercepat proses penuaan. Seema Shah, seorang ahli gizi, menyatakan bahwa kandungan antioksidan dalam matcha bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan teh hijau biasa. "Matcha lebih kaya akan polifenol, seperti EGCG, daripada teh hijau, karena seluruh daun teh dikonsumsi saat disiapkan," jelasnya. Selain EGCG, matcha juga mengandung rutin, quercetin, klorofil, dan karotenoid yang memiliki manfaat anti-penuaan.

Bermanfaat untuk Kesehatan Usus dan Imunitas

Selain kaya akan antioksidan, matcha juga mengandung prebiotik yang mendukung kesehatan mikrobioma usus. Prebiotik ini membantu memberi makan bakteri baik di usus yang menghasilkan butirat, senyawa antiinflamasi yang penting untuk menjaga kesehatan saluran cerna dan sistem imun. Warner menekankan, "Mikrobioma yang sehat memainkan peran kunci dalam pencernaan, fungsi kekebalan tubuh, dan bahkan peradangan." Menurutnya, kesehatan usus yang baik turut berkontribusi pada proses penuaan tubuh secara keseluruhan.

Keunggulan lain dari matcha dibandingkan kopi terletak pada kombinasi kafein dan L-theanine yang ada di dalamnya. L-theanine adalah asam amino yang membantu meningkatkan fokus dan ketenangan. "Matcha mendukung kesehatan kognitif, suasana hati, dan daya ingat yang baik," ungkap Shah. Warner menambahkan bahwa kombinasi L-theanine dan kafein membuat energi yang dihasilkan matcha terasa lebih stabil dibandingkan kopi, "L-theanine bekerja secara sinergis dengan kafein untuk meningkatkan energi yang tenang dan terfokus, tanpa perasaan gelisah yang dialami beberapa orang setelah minum kopi," tuturnya. Kandungan ini juga membantu menjaga fungsi otak dan konsentrasi seiring bertambahnya usia.

Pentingnya Memperhatikan Konsumsi Matcha

Meski demikian, ahli gizi Lisa Andrews mengingatkan bahwa matcha tetap mengandung kafein yang mungkin tidak cocok untuk semua orang. "Orang yang sensitif terhadap kafein mungkin ingin menghindari atau membatasi konsumsi matcha, karena kandungan kafeinnya lebih tinggi daripada teh biasa," katanya. Jika ingin membuat matcha latte, disarankan untuk menggunakan susu nabati tanpa gula seperti susu almond, oat, kedelai, atau kelapa agar manfaat antioksidannya tetap optimal.

// Artikel Terkait