Monday, 17 August 2026
Politik & Hukum

Kenaikan Elektabilitas PSI: Ancaman bagi Partai Besar?

Kenaikan elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi 4,1 persen menarik perhatian partai-partai besar, terutama yang memiliki basis pemilih muda. Namun, tantangan masih ada bagi PSI untuk...

P
Patrick Jonathan
04 August 2026 64 pembaca
Elektabilitas PSI Naik, Mengancam Dominasi Partai Besar?
Elektabilitas PSI Naik, Mengancam Dominasi Partai Besar?
jpnn.com Sumber: jpnn.com

JAKARTA - Peneliti Senior dari Citra Institute, Efriza, mengungkapkan bahwa peningkatan elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mencapai 4,1 persen dapat memicu kewaspadaan di kalangan partai-partai koalisi. Dia menekankan bahwa perhatian utama kemungkinan akan datang dari partai-partai yang selama ini bergantung pada dukungan dari pemilih muda dan masyarakat perkotaan.

Waspada Terhadap Perubahan

Efriza menyatakan, "Partai-partai tentu akan lebih waspada, terutama yang memiliki basis pemilih muda," saat memberikan pendapatnya mengenai hasil survei tersebut. Meskipun demikian, dia menilai bahwa angka tersebut belum cukup untuk menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam peta kekuatan politik di tingkat nasional.

Menurut Efriza, PSI masih menghadapi berbagai tantangan yang perlu diatasi, seperti memperkuat struktur kepartaian, memperjelas identitas politik, serta memperluas dukungan masyarakat. "Angka 4,1 persen belum cukup menunjukkan adanya pergeseran kekuatan politik secara drastis," ujarnya.

Strategi Partai Besar

Dia juga berpendapat bahwa partai-partai besar kemungkinan akan lebih memilih untuk memperkuat konsolidasi internal mereka ketimbang memberikan respons langsung terhadap hasil survei tersebut. Efriza menilai bahwa pendekatan ini merupakan strategi umum menjelang meningkatnya kompetisi politik menuju Pemilu 2029.

Lebih lanjut, Efriza menambahkan bahwa survei ini sebaiknya dipahami sebagai gambaran posisi PSI dan dampak dari safari politik yang dilakukan oleh Jokowi. Meskipun kompetisi elektoral diperkirakan akan semakin ketat, kondisi saat ini belum dapat dianggap sebagai ancaman langsung bagi dominasi partai-partai besar.

Dia menegaskan, "PSI masih harus membuktikan bahwa kenaikan elektabilitas itu bisa dipertahankan melalui penguatan organisasi dan kerja politik yang konsisten," menutup analisisnya mengenai situasi politik saat ini.

// Artikel Terkait