Monday, 17 August 2026
Politik & Hukum

Hasto Rayakan Ulang Tahun dengan Menebar 10 Ribu Ikan untuk Lingkungan

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, merayakan ulang tahunnya yang ke-60 dengan menabur 10 ribu bibit ikan di sungai Polder Kalimati, Bekasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari tradi...

D
Dewi Kartika Lestari
08 July 2026 76 pembaca
Hasto Tebar 10 Ribu Ikan di Ultah ke-60, Tiru Ajaran Megawati Rawat Pertiwi
Hasto Tebar 10 Ribu Ikan di Ultah ke-60, Tiru Ajaran Megawati Rawat Pertiwi
jpnn.com Sumber: jpnn.com

BEKASI - Pada Selasa pagi (7/7), Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, melakukan penebaran 10 ribu bibit ikan di bantaran sungai Polder Kalimati, Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini diselenggarakan untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-60 sekaligus sebagai tradisi tahunan dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam acara tersebut, Hasto didampingi oleh Tri Adhianto Tjahyono, Ketua DPC PDIP Kota Bekasi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Bekasi, serta beberapa anggota satuan tugas partai. Hasto membuka acara dengan doa dan kontemplasi untuk kelestarian alam.

Tradisi Merawat Pertiwi

Hasto menjelaskan bahwa kegiatan menebar ikan ini merupakan bagian dari kultur partai yang diwariskan oleh Bung Karno dan Megawati Soekarnoputri. Ia juga mengaitkan kegiatan ini dengan ekspedisi pendakian Gunung Kerinci yang dilakukan pada 20 Juni 2026 lalu dalam rangka Bulan Bung Karno. “Ketika memutuskan pada tanggal 20 Juli kemarin kami naik Gunung Kerinci, itu sebenarnya membawa spirit Bung Karno dan Ibu Megawati untuk memperkuat kultur merawat pertiwi," ujarnya.

Hasto menambahkan, dari Gunung Kerinci, semangat mencintai pertiwi dikuatkan dengan menjaga ekosistem hutan dan lingkungan, agar tidak beralih fungsi menjadi lahan perkebunan sawit. Ia menekankan pentingnya menanam pohon, menjaga kehidupan sungai, danau, serta menyelamatkan mata air, termasuk menebar benih ikan sebagai bagian dari spiritualitas partai dalam merawat kehidupan.

Kegiatan Lingkungan yang Berkelanjutan

Menurut Hasto, kegiatan serupa telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya, seperti di Hutan Kota Munjul dan Waduk Jatiluhur. Namun, tradisi ini sempat terhenti tahun lalu karena Hasto menjalani masa tahanan. Meskipun demikian, ia tetap berusaha merawat lingkungan di dalam rutan dengan memelihara ikan dan memupuk tanaman menggunakan kulit kacang yang kaya kalium.

Hasto berharap tradisi menebar benih ikan ini dapat menjadi budaya kolektif dalam merawat lingkungan, sesuai dengan yang selalu disampaikan oleh Megawati Soekarnoputri. Ia juga menyoroti bahwa sungai sering kali dijadikan tempat pembuangan sampah, padahal seharusnya menjadi bagian penting dari tata kota yang bersih dan sehat.

Setelah kegiatan penebaran ikan, Hasto bersama Tri Adhianto, istrinya M, dan beberapa kader partai menikmati hidangan seperti bubur kacang hijau, bubur ayam, serta aneka rebusan seperti jagung, kacang, edamame, dan umbi-umbian.

Tri Adhianto menegaskan komitmennya untuk menjalankan pesan Ketua Umum Partai dalam penataan ruang yang ramah lingkungan. “Kota Bekasi saya giatkan membangun banyak taman-taman Kota. Kami juga menciptakan ruang rekreasi dan olahraga. Setiap tahun minimal dibangun 56 taman, dimulai dari setiap kelurahan dengan melibatkan partisipasi warga,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan selamat ulang tahun kepada Hasto dan berharap Sekjen PDIP tersebut tetap teguh dalam perjuangan ideologi partai. Hasto menekankan pentingnya penataan kota yang memperhatikan berbagai aspek, termasuk drainase dan utilitas bawah tanah sebelum membangun trotoar. Ia menegaskan bahwa kebijakan tata ruang harus mencerminkan keseimbangan antara kawasan perumahan, industrialisasi, ruang hidup manusia, wilayah pertanian, dan ruang hijau.

Di akhir pernyataannya, Hasto menegaskan bahwa ia tidak terbiasa merayakan ulang tahun secara khusus. Ia lebih memilih menggunakan momen tersebut untuk berkontribusi dalam kegiatan merawat pertiwi sebagai bentuk cinta terhadap tanah air. “Saya sebenarnya jarang sekali merayakan ulang tahun. Hanya saja beberapa momentum kami pakai untuk ikut merawat lingkungan seperti yang diajarkan Ibu Ketum Megawati Soekarnoputri,” pungkasnya.

// Artikel Terkait