Wednesday, 01 July 2026
Politik & Hukum

DPR Apresiasi Tindakan Cepat Pemerintah dan PLN Atasi Masalah Kelistrikan di Jawa

Anggota DPR RI Rusli Habibie mengungkapkan keprihatinan terhadap gangguan kelistrikan di Pulau Jawa dan memberikan apresiasi atas respons cepat pemerintah serta PLN dalam menangani situasi tersebut.

N
Nabila Safira Putri
26 June 2026 15 pembaca
Rusli Habibie DPR Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah dan PLN Atasi Masalah Kelistrikan di Jawa
Rusli Habibie DPR Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah dan PLN Atasi Masalah Kelistrikan di Jawa
jpnn.com Sumber: jpnn.com

Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Rusli Habibie, menyampaikan keprihatinan terhadap masyarakat yang mengalami dampak dari gangguan kelistrikan di Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir. Ia juga memberikan apresiasi atas tindakan cepat yang diambil oleh pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), khususnya Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba), serta PT PLN (Persero) yang terus berkoordinasi dan mempercepat penanganan sehingga kondisi kelistrikan di berbagai daerah mulai membaik.

"Kami mengapresiasi gerak cepat Menteri ESDM beserta jajaran Kementerian ESDM, Ditjen Minerba, PLN, dan seluruh pihak terkait yang bekerja keras menangani situasi ini. Alhamdulillah, kondisi kelistrikan di Jawa mulai membaik dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan lebih normal. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah bersabar selama proses pemulihan berlangsung," kata Rusli dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (25/6).

Penyebab Gangguan Kelistrikan

Rusli menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengawasan Komisi XII DPR RI dan penjelasan dari pemerintah, gangguan yang terjadi tidak disebabkan oleh kekurangan pasokan batu bara nasional. Pemerintah telah mengambil berbagai langkah mitigasi untuk memastikan kebutuhan energi primer bagi pembangkit tetap terpenuhi, sehingga sistem kelistrikan nasional memiliki dukungan pasokan yang memadai.

Ia menambahkan bahwa tantangan yang dihadapi lebih berkaitan dengan kebutuhan batu bara berkalori menengah untuk proses blending, percepatan distribusi ke beberapa pembangkit, serta adanya faktor teknis pada beberapa unit pembangkit yang memerlukan pemeliharaan dan penanganan lebih lanjut. Oleh karena itu, masalah yang terjadi perlu dilihat secara menyeluruh dan komprehensif.

Sinergi Antara Pemerintah dan PLN

"Pemerintah melalui Kementerian ESDM telah bergerak cepat melakukan koordinasi dan mitigasi, sementara PLN terus melakukan langkah-langkah pemulihan di lapangan. Sinergi yang baik antara pemerintah, PLN, dan para pemasok energi menjadi faktor penting dalam mempercepat normalisasi sistem kelistrikan yang terdampak," tegasnya.

Rusli menilai bahwa langkah cepat yang diambil oleh semua pihak menunjukkan bahwa mekanisme koordinasi dan respons dalam sektor ketenagalistrikan nasional berjalan dengan baik. Ia mengapresiasi upaya bersama tersebut karena berhasil meminimalkan dampak gangguan sekaligus mempercepat pemulihan pelayanan kepada masyarakat.

Meski demikian, Rusli berharap peristiwa ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat keandalan sistem ketenagalistrikan nasional. Ia menegaskan bahwa keandalan listrik tidak hanya ditentukan oleh kecukupan energi primer dan kesiapan pembangkit, tetapi juga oleh kesiapan sistem transmisi, gardu induk, jaringan distribusi, serta koordinasi operasional yang dapat bekerja sebagai satu kesatuan sistem.

"Komisi XII DPR RI akan terus mendukung langkah-langkah pemerintah sekaligus menjalankan fungsi pengawasan agar keandalan sistem ketenagalistrikan nasional terus meningkat. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh layanan listrik yang semakin andal, aman, dan berkelanjutan di masa mendatang," tutup legislator asal Gorontalo tersebut.

// Artikel Terkait