Friday, 12 June 2026
Tekno

XLSmart Selenggarakan Bravo 500 Summit, Perkenalan Solusi ESTA dan Konsep "Kapal Induk"

XLSmart mengadakan Bravo 500 Summit yang kedua di Jakarta, mempertemukan berbagai pemimpin industri dan memperkenalkan solusi terbaru dari ESTA Ecosystem. Dalam acara ini, perusahaan menekankan pentin...

N
Nabila Safira Putri
12 June 2026 3 pembaca
XLSmart Selenggarakan Bravo 500 Summit, Perkenalan Solusi ESTA dan Konsep "Kapal Induk"
Direktur & Chief Enterprise Business Officer XLSmart memperkenalkan solusi bisnis terbaru ekosistem ESTA di Bravo 500 Summit 2026. (Foto: CNN Indonesia/Loamy Noprizal)

Jakarta menjadi tuan rumah Bravo 500 Summit edisi kedua yang diselenggarakan oleh XLSmart pada hari Kamis, 11 Juni. Acara ini bertujuan untuk menjalin hubungan antara pemimpin industri, regulator, dan mitra teknologi, serta memperkenalkan rangkaian solusi terbaru dari ESTA Ecosystem.

Dalam pidato kunci yang disampaikan, Direktur & Chief Enterprise Business Officer XLSmart, Andrijanto Muljono, menyatakan, "Transformasi digital yang berhasil membutuhkan lebih dari sekadar teknologi. Perusahaan membutuhkan fondasi konektivitas yang kuat, kemampuan mengelola data secara efektif, serta pemanfaatan AI dan otomasi yang mampu menghasilkan dampak bisnis yang nyata."

Konsep "Kapal Induk" dalam Transformasi Digital

Andrijanto juga mengungkapkan konsep yang ia sebut sebagai "kapal induk," yang menggambarkan XLSmart sebagai mitra yang mampu mengorkestrasi tujuh pilar ekosistem digital korporasi. Pilar-pilar tersebut meliputi data, perangkat, konektivitas, aplikasi, keamanan siber, infrastruktur digital, serta kecerdasan buatan (AI). "Di dunia telko, hidup kami sehari-hari adalah mengorkestrasi tujuh pilar digital ini untuk kebutuhan diri kami sendiri," ujarnya.

Ia menekankan bahwa tidak ada satu pun korporasi yang dapat mengelola seluruh pilar tersebut secara sempurna. "Bahkan rata-rata CEO mungkin hanya mengerti sampai dengan 20 persen saja," tambahnya. Andrijanto juga mengidentifikasi tiga tantangan utama yang dihadapi korporasi dalam proses transformasi digital, yaitu kurangnya pemahaman menyeluruh tentang ekosistem digital, kebingungan dalam memilih di antara ribuan merek dan pemasok, serta kesulitan dalam mengintegrasikan semua komponen secara kohesif.

Perkenalan Ekosistem ESTA

XLSmart for Business, lini B2B dari perusahaan, diperkenalkan sebagai solusi untuk menghadapi ketiga tantangan tersebut. Dalam kesempatan ini, XLSmart for Business memperkenalkan ekosistem ESTA yang merupakan singkatan dari Enterprise Smart Technology & Automation. ESTA berfungsi sebagai platform digital terintegrasi yang menggabungkan jaringan 5G, AI, platform data, dan otomasi dalam satu kesatuan.

Ekosistem ESTA mencakup lima solusi utama. ESTA Prime adalah platform induk yang mengintegrasikan AI, cloud, keamanan siber, IoT industri, dan layanan terkelola dalam satu titik kendali. Sementara itu, ESTA eco merupakan solusi optimasi energi berbasis AI untuk sistem pendingin (HVAC) yang diklaim dapat menekan konsumsi energi hingga 40 persen tanpa memerlukan modal awal. ESTA connect 5G menawarkan konektivitas enterprise berbasis jaringan 5G dengan dukungan SD-WAN untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pabrik pintar hingga tambang terpencil. Selain itu, ESTA vision mengubah rekaman dari kamera pengawas menjadi data operasional melalui teknologi analitik video dan computer vision berbasis AI.

Terakhir, ESTA agent adalah asisten virtual bertenaga AI yang mengotomasi interaksi layanan pelanggan lintas kanal dengan menggunakan teknologi Natural Language Processing (NLP) dan Generative AI. "Kami tidak berhenti di konektivitas. Melalui ekosistem ESTA, XLSmart for Business hadir di setiap lapisan kebutuhan digital perusahaan, dari konektivitas 5G, analitik visual, otomasi layanan, hingga platform enterprise terintegrasi," jelas Tony Wijaya, Chief Product Partnership & Business Development XLSmart.

// Artikel Terkait