Wednesday, 01 July 2026
Tekno

WhatsApp Lakukan Perubahan Kepemimpinan, Kunal Shah Jadi CEO Baru

WhatsApp mengumumkan Kunal Shah sebagai CEO baru setelah Will Cathcart mengundurkan diri setelah tujuh tahun menjabat. Shah, pendiri CRED, diharapkan membawa inovasi baru ke platform pesan instan ini.

A
Aryani Sarasvati
24 June 2026 13 pembaca
Kunal Shah resmi menggantikan Will Cathcart sebagai CEO baru WhatsApp dalam perombakan kepemimpinan Meta. (Foto: AFP/MANJUNATH KIRAN)
Kunal Shah resmi menggantikan Will Cathcart sebagai CEO baru WhatsApp dalam perombakan kepemimpinan Meta. (Foto: AFP/MANJUNATH KIRAN)

Meta telah melakukan perubahan signifikan dalam jajaran manajemen WhatsApp, dengan Will Cathcart mengumumkan pengunduran dirinya setelah tujuh tahun memimpin. Kunal Shah, yang merupakan pendiri dan CEO dari startup fintech asal India, CRED, akan menggantikan posisi Cathcart.

Cathcart menyatakan dalam unggahannya di media sosial X bahwa, "WhatsApp berada dalam posisi terkuat yang pernah ada - dan itu terasa seperti momen yang tepat untuk melangkah mundur." Meskipun tidak lagi memimpin WhatsApp, Cathcart akan tetap berada di Meta, di mana CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengonfirmasi bahwa ia akan mengambil peran baru dalam pengembangan produk baru.

Profil Kunal Shah

Kunal Shah lahir di Ahmedabad dan dibesarkan di Mumbai. Ia memiliki latar belakang akademis yang unik untuk seorang pemimpin di bidang teknologi, dengan fokus pada pemikiran eksistensial dan logika di Wilson College, bukan di bidang komputer atau teknik. Meskipun sempat menempuh pendidikan magister bisnis, ia memutuskan untuk keluar dan terjun langsung ke dunia bisnis.

Shah mulai dikenal luas setelah mendirikan FreeCharge pada tahun 2010, sebuah platform yang memudahkan pengguna dalam mengisi ulang pulsa dan membayar tagihan dengan imbalan. FreeCharge sukses besar di era ponsel pintar di India dan diakuisisi oleh Snapdeal pada tahun 2015 dengan nilai mencapai US$400 juta, menjadikannya salah satu akuisisi startup terbesar di India pada waktu itu.

CRED dan Investasi Meta

Setelah menjual FreeCharge, Shah tidak berhenti berinovasi. Ia aktif sebagai investor dan kemudian mendirikan CRED pada tahun 2018. Awalnya, CRED adalah platform yang memberikan penghargaan bagi pengguna yang membayar tagihan kartu kredit tepat waktu. Di bawah kepemimpinan Shah, CRED berkembang menjadi perusahaan fintech besar yang menawarkan berbagai layanan, termasuk pinjaman dan pengelolaan kekayaan.

Pergantian kepemimpinan ini juga bertepatan dengan investasi strategis Meta, yang baru-baru ini memimpin pendanaan Seri H senilai US$900 juta untuk CRED, memberikan Meta saham minoritas di perusahaan yang saat ini bernilai lebih dari US$4 miliar. Meskipun berinvestasi, CRED menegaskan bahwa Meta tidak akan memiliki akses ke data pelanggan mereka. Zuckerberg menilai, "Kunal membangun CRED menjadi salah satu perusahaan teknologi paling penting di India, dan dia membawa mentalitas pembangun serta perspektif global yang akan membantunya dalam menjalankan aplikasi pesan terbesar di dunia."

Strategi Monetisasi Meta

Perubahan kepemimpinan ini terjadi di tengah peningkatan pengeluaran Meta untuk infrastruktur dan pengembangan model AI yang lebih canggih. Meta telah memperkirakan pengeluaran modal untuk tahun 2026 antara US$125 miliar hingga US$145 miliar. Untuk memperluas pendapatan di luar bisnis iklan utama, Meta mulai menawarkan rencana langganan berbayar, termasuk fitur WhatsApp Plus dengan biaya US$2,99 per bulan, yang memberikan akses eksklusif kepada pengguna.

// Artikel Terkait