Monday, 15 June 2026
Kesehatan

Waspadai Warna Urine yang Menunjukkan Masalah pada Ginjal

Perubahan warna urine dapat menjadi indikator kesehatan ginjal. Penting untuk mengenali warna urine yang perlu diwaspadai sebagai tanda kerusakan ginjal.

A
Aryani Sarasvati
15 June 2026 1 pembaca
Waspadai Warna Urine yang Menunjukkan Masalah pada Ginjal
Foto: Ilustrasi urine (Getty Images/herraez)

Urine memiliki peran penting dalam mengeluarkan limbah dan kelebihan cairan dari tubuh. Perubahan pada komposisi urine, seperti peningkatan kadar protein, gula, dan sel darah, dapat mempengaruhi warnanya. Namun, terkadang perubahan warna ini juga menandakan adanya masalah pada fungsi ginjal. Berikut adalah beberapa warna urine yang perlu diperhatikan.

Warna Kuning Jernih hingga Gelap

Menurut informasi dari National Kidney Foundation, urine yang berwarna kuning jernih menunjukkan bahwa tubuh terhidrasi dengan baik, sementara urine berwarna kuning gelap bisa menjadi tanda dehidrasi. Direktur Utama Nefrologi & Transplantasi Ginjal Fortis Escorts, Dr Ajit Singh Narula, menjelaskan bahwa variasi warna urine normal dapat berkisar dari kuning jerami hingga kuning tua, tergantung pada asupan cairan seseorang. Jika seseorang mengalami dehidrasi, ginjal akan menyerap lebih banyak air dari urine, sehingga menyebabkan konsentrasi pigmen dalam urine meningkat dan warnanya menjadi lebih gelap.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr Djoko Wibisono, SpPD KGH, juga menambahkan bahwa urine yang pekat bisa disebabkan oleh kurangnya cairan. Ia menyebutkan, "Urine kadang bisa kuning atau pekat karena banyak faktor. Katakanlah kita banyak olahraga, banyak berkeringat tapi kurang asupan cairan. Nah itu urinenya bisa pekat seperti teh."

Namun, urine yang bening juga tidak selalu berarti sehat. Diperlukan pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi adanya sel darah merah atau protein dalam urine, yang bisa mengindikasikan gangguan fungsi ginjal. Selain itu, kondisi seperti penyakit kuning atau penggunaan obat tertentu juga dapat mengubah warna urine menjadi kuning tua atau oranye.

Warna Urine Kemerahan atau Coklat Tua

Jika urine berubah menjadi merah muda atau merah tua, ini bisa menjadi indikasi adanya hematuria, yaitu darah dalam urine, yang merupakan tanda kerusakan ginjal. Menurut My Kidney Disease Team, glomeruli yang rusak dapat memungkinkan sel darah merah untuk lolos ke dalam urine, sehingga warnanya menjadi gelap. Dr Mohit Khirbat, Konsultan Nefrologi, menjelaskan bahwa urine bisa berwarna kemerahan akibat pendarahan internal di saluran kemih, seperti yang disebabkan oleh batu ginjal atau infeksi.

Ahli bedah urologi, Dr Nipun AC, memperingatkan agar tidak mengabaikan warna merah dan coklat tua pada urine, karena ini bisa menjadi tanda awal kanker kandung kemih atau ginjal, serta masalah lain seperti batu ginjal dan infeksi saluran kemih.

Urine Berbusa dan Tanda-tanda Lain Kerusakan Ginjal

Selain warna, urine yang berbusa juga perlu diwaspadai. Gelembung yang berlebihan dalam urine dapat menunjukkan adanya protein, yang merupakan tanda awal penyakit ginjal. Dr Nipun menekankan pentingnya pemeriksaan lebih lanjut jika urine tampak keruh atau berbusa, karena ini bisa menjadi indikasi masalah ginjal atau kondisi pada kandung kemih.

Gejala kerusakan ginjal tidak hanya dapat dilihat dari urine, tetapi juga dapat muncul dalam bentuk lain. Dr Djoko menjelaskan bahwa tanda-tanda kerusakan ginjal sering kali tidak terdeteksi hingga mencapai tahap lanjut. Beberapa gejala yang dapat muncul meliputi pembengkakan di berbagai bagian tubuh, mual, sesak napas, gatal-gatal, pucat, dan kulit kering.

Pentingnya Pemeriksaan Urine

Pemeriksaan urine, atau urinalisis, merupakan metode penting untuk mendeteksi masalah kesehatan, termasuk gangguan pada ginjal. Dengan melakukan tes ini, jika ada penyakit ginjal yang terdeteksi, penanganan dapat dilakukan dengan lebih efektif. Proses pemeriksaan urine dilakukan dengan menggunakan stik plastik yang dilengkapi dengan strip bahan kimia, yang akan berubah warna jika terdapat zat tertentu dalam kadar yang tidak normal.

// Artikel Terkait