Saturday, 15 August 2026
Kesehatan

--- Aritmia Dapat Menyebabkan Henti Jantung Mendadak, Gejalanya Sering Tak Terlihat ---

--- Aritmia, gangguan pada irama jantung, dapat mengakibatkan henti jantung mendadak tanpa gejala yang jelas sebelumnya. Hal ini diungkapkan oleh seorang spesialis kardiovaskular. ---

A
Adib Ahmad Rizaldi
15 August 2026 10 pembaca
Foto: Ilustrasi sakit jantung (Getty Images/PonyWang)
Foto: Ilustrasi sakit jantung (Getty Images/PonyWang)
---TITLEEXCERPT--- Aritmia, gangguan pada irama jantung, dapat mengakibatkan henti jantung mendadak tanpa gejala yang jelas sebelumnya. Hal ini diungkapkan oleh seorang spesialis kardiovaskular. ---CONTENT---

Jakarta - Aritmia, yang merupakan gangguan pada irama jantung, dapat berpotensi menjadi kondisi yang sangat berbahaya. Penyakit ini bisa menyebabkan henti jantung mendadak. Dr. Simon Salim, seorang spesialis penyakit dalam dengan subspesialisasi kardiovaskular dari Brawijaya Hospital, menjelaskan bahwa bagi sebagian orang yang rentan terhadap aritmia berbahaya, henti jantung mendadak sering kali menjadi tanda pertama yang mereka alami saat berinteraksi dengan tenaga kesehatan.

"Yang paling menakutkan itu adalah henti jantung mendadak. Nah, henti jantung mendadak ini sayangnya merupakan manifestasi pertama yang sering kali pada pasien itu adalah pertama kali ketemu tenaga kesehatan adalah dengan manifestasinya henti jantung mendadak," ungkap dr. Simon dalam program detikSore pada Jumat (14/8/2026).

Gejala Aritmia yang Terkadang Tidak Terlihat

Kondisi ini dapat muncul tanpa gejala yang mendahuluinya. Meskipun ada beberapa jenis aritmia yang menunjukkan gejala sebelumnya, tidak semua jenis dapat menyebabkan henti jantung mendadak. "Tapi ada yang bisa bikin henti jantung mendadak. Ada periode dia sama sekali gak ada gejala. Dan gejala pertama kali bertemu dengan tenaga medis adalah ketika henti jantung mendadak," tambahnya.

Walaupun demikian, dr. Simon menekankan bahwa kondisi ini merupakan sebagian kecil jika dibandingkan dengan jenis aritmia lainnya. Namun, tetap saja kondisi ini menjadi perhatian karena dapat terjadi tanpa adanya gejala sebelumnya.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Salah satu gejala yang paling mudah dikenali dari aritmia adalah jantung yang berdebar-debar. "Berdebar merupakan salah satu gejala dari aritmia. Nah, yang berikutnya adalah rasa lemas, mudah lelah, bahkan seperti pingsan, dia hilang kesadaran. Atau mau pingsan juga bisa merupakan salah satu gejala dari aritmia," jelasnya.

Namun, bukan berarti jika seseorang mengalami gejala-gejala tersebut, mereka pasti menderita aritmia. Pemeriksaan medis tetap diperlukan. "Jadi kita harus membedakan aritmia yang mengganggu kehidupan sehari-hari dengan aritmia yang berpotensi berbahaya. Nah, itu ya perlu ketahuannya setelah biasanya kita melakukan pemeriksaan," tutup dr. Simon.

// Artikel Terkait