Wednesday, 01 July 2026
Gaya Hidup

Waspadai Kebiasaan Sering Terbangun Malam untuk Buang Air Kecil, Ini Tanda Pembesaran Prostat

Banyak pria yang menganggap terbangun di malam hari untuk buang air kecil sebagai hal yang biasa seiring bertambahnya usia, padahal ini bisa menjadi indikasi pembesaran prostat jinak.

D
Doni Setiawan
19 June 2026 30 pembaca
Advertisement
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id

JAKARTA, iNews.id — Banyak pria beranggapan bahwa sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil adalah hal yang wajar seiring bertambahnya usia. Namun, kondisi ini bisa jadi merupakan gejala pembesaran prostat jinak atau Benign Prostatic Hyperplasia (BPH).

Dokter Spesialis Urologi dari Primaya Hospital Kelapa Gading, dr Elita Wibisono, Sp.U, menjelaskan bahwa pembesaran prostat merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi pada pria. Meskipun demikian, gejala yang muncul sering kali diabaikan karena dianggap sebagai bagian normal dari proses penuaan. "Banyak pasien menganggap pancaran urine yang melemah atau sering terbangun malam hari untuk buang air kecil sebagai hal yang wajar karena faktor usia. Akibatnya, mereka baru datang ke dokter ketika sudah mengalami komplikasi, bahkan hingga tidak bisa buang air kecil sama sekali," ungkap dr Elita dalam penjelasannya.

Prevalensi Pembesaran Prostat

BPH diperkirakan dialami oleh sekitar 50 persen pria yang berusia di atas 50 tahun. Angka ini meningkat menjadi 80 hingga 90 persen pada pria yang berusia 80 tahun ke atas. Pembesaran prostat terjadi ketika kelenjar prostat membesar dan memberikan tekanan pada saluran kemih, yang dapat menimbulkan berbagai keluhan.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Gejala yang muncul akibat pembesaran prostat meliputi pancaran urine yang melemah, perasaan tidak tuntas setelah berkemih, serta urine yang menetes setelah buang air kecil. Penting bagi pria untuk tidak mengabaikan tanda-tanda ini dan segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala tersebut.

// Artikel Terkait