Sunday, 16 August 2026
Kesehatan

Waspadai Gejala Gagal Ginjal yang Mirip dengan Maag

Gejala seperti mual dan muntah sering kali dianggap sebagai tanda maag, namun bisa jadi merupakan indikasi masalah ginjal yang serius. Penting untuk mengenali perbedaan ini agar penanganan yang tepat...

S
Salsabila Nur Azzahra
21 July 2026 42 pembaca
Foto: Ilustrasi sakit perut (Getty Images/iStockphoto/Chinnapong)
Foto: Ilustrasi sakit perut (Getty Images/iStockphoto/Chinnapong)

Jakarta - Mual dan muntah sering kali diartikan sebagai gejala maag. Namun, keluhan ini juga dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang lebih serius, seperti masalah pada ginjal. Karena gejalanya yang mirip, banyak orang yang tidak menyadari bahwa fungsi ginjal mereka telah menurun. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala-gejala yang perlu diwaspadai agar penanganan dapat dilakukan dengan segera.

Viralnya Kasus Gagal Ginjal dengan Gejala Mirip Maag

Beberapa waktu yang lalu, sebuah video di TikTok menjadi viral mengenai seorang wanita yang didiagnosis mengalami gagal ginjal stadium 5 pada usia di bawah 30 tahun. Meskipun menjalani gaya hidup yang sehat, wanita asal Bali bernama Grace Tanggu ini mengalami gejala mual dan muntah. Ia mengira keluhan yang dirasakannya sejak kuliah adalah gejala maag. "Jadi aku memang sering mual muntah saat kuliah dulu, saat mual muntah dulu itu aku biasanya minum obat (maag) dan cukup membantu lah mual muntahnya bisa berkurang dan bahkan bisa kembali nggak ada lagi," ungkapnya dalam video yang viral tersebut.

Pandangan Dokter Mengenai Gejala Gagal Ginjal

Menurut Prof Dr dr Nur Rasyid, SpU(K), seorang spesialis urologi, mual dan muntah bisa menjadi gejala yang muncul pada kondisi gagal ginjal. "Jadi orang mulai gagal ginjal itu rasanya kadang-kadang mual. Karena apa? Di dalam tubuh ada yang namanya ureum yang harus dibuang oleh ginjal," jelasnya. Saat fungsi ginjal menurun, kadar ureum dalam tubuh akan meningkat. Proses ini berlangsung secara bertahap. "Kalau gagal ginjal itu kan nggak mendadak. Naiknya (ureum) pelan-pelan, baru setelah kadarnya tinggi, baru mual," tambahnya. Dalam fase ini, banyak pasien yang menganggap gejala yang dirasakan sebagai sakit maag biasa, sehingga mereka hanya mengonsumsi obat maag. "Baru kalau obat maag nggak mempan ke dokter. Waktu dia udah mual-mual itu, (fungsi) ginjalnya udah jelek," katanya.

Gejala Lain yang Perlu Diwaspadai

Menurut informasi dari Texas Kidney Institute, gejala penyakit ginjal yang memengaruhi lambung bisa jadi tidak langsung terlihat, namun akan menjadi lebih jelas seiring waktu. Beberapa gejala yang perlu diperhatikan antara lain: mual yang tidak kunjung hilang, mual yang lebih parah di pagi hari, muntah, kehilangan nafsu makan, rasa logam atau pahit di mulut, makanan terasa aneh, penurunan berat badan yang tidak disengaja, dan kelelahan. Gejala-gejala ini juga dapat mengindikasikan kondisi lain. Menurut Cleveland Clinic, beberapa gejala gagal ginjal lainnya yang harus diwaspadai adalah: merasa sangat lelah, pembengkakan di sekitar tangan, pergelangan kaki, atau wajah, perubahan frekuensi buang air kecil, serta kulit yang terasa kering atau gatal. Jika gejala maag seperti mual terus berlanjut disertai gejala ginjal lainnya, penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Gaya Hidup yang Mempengaruhi Kesehatan Ginjal

Prof Rasyid juga menyatakan bahwa penyakit ginjal kini mulai menyerang kalangan muda. Faktor penyebab yang paling umum adalah gaya hidup yang tidak sehat. Ia menyarankan agar masyarakat menjalani pola hidup sehat, mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis untuk menghindari diabetes, yang menjadi salah satu penyebab kerusakan ginjal. "Hidup teratur, tidur teratur, olahraga teratur supaya nggak mengalami hipertensi. Minuman keras tentu nggak bagus, minum air putih yang cukup. Habis itu mau nggak mau harus periksa kesehatan secara teratur setahun sekali," imbuhnya. Hal senada juga disampaikan oleh dr Yunita Indah Dewi, SpPD, yang menambahkan bahwa makanan dengan kandungan natrium tinggi dapat meningkatkan tekanan darah, yang jika dibiarkan dapat merusak ginjal.

// Artikel Terkait