Saturday, 15 August 2026
Kesehatan

Valencia Nathania Jalani Operasi Jantung Bocor di Usia 30 Tahun

Valencia Nathania, selebgram dan pengusaha kecantikan, baru saja menjalani operasi jantung bocor di usianya yang ke-30. Ia mengungkapkan kondisi tersebut melalui media sosial setelah suaminya menginfo...

A
Aryani Sarasvati
30 July 2026 65 pembaca
Valencia Nathania. (Foto: dok Instagram valenciaharlette)
Valencia Nathania. (Foto: dok Instagram valenciaharlette)

Valencia Nathania, seorang selebgram dan pemilik merek kecantikan Harlette Beauty, baru-baru ini menjalani operasi besar akibat terdeteksinya kebocoran pada jantungnya. Keputusan untuk melakukan tindakan medis ini diambil setelah ditemukan kebocoran yang cukup signifikan pada organ vital tersebut. Suaminya, Julio Ekspor, adalah orang pertama yang mengungkapkan berita ini, sebelum Valencia menyampaikan kondisi kesehatannya melalui akun media sosialnya.

“Jadi intinya jantung aku bocor dan ini bisa terjadi sama siapa aja, di usia berapa aja,” tulis Valencia di media sosialnya.

Awal Mula Masalah Kesehatan

Perjalanan medis Valencia dimulai dari keluhan yang tampak sepele, yaitu rasa lelah yang berlebihan. Gejala ini sering kali dianggap biasa dan dialami oleh banyak orang, sehingga awalnya diduga sebagai penyakit paru-paru basah. Namun, setelah pemeriksaan lebih lanjut, tim dokter akhirnya dapat memberikan diagnosis yang tepat.

Setelah menjalani operasi, kabar baik datang dengan laporan bahwa kondisi Valencia terus membaik pasca-prosedur tersebut.

Penyebab Jantung Bocor pada Dewasa

Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana seseorang yang sudah dewasa dapat baru terdiagnosis jantung bocor. Menurut informasi dari Mayo Clinic, kebocoran jantung pada orang dewasa umumnya disebabkan oleh kelainan jantung bawaan yang tidak terdeteksi sejak kecil, seperti Atrial Septal Defect (ASD) atau Ventricular Septal Defect (VSD). Keadaan ini terjadi ketika sekat antara ruang-ruang jantung tidak menutup dengan sempurna selama perkembangan janin.

Pada kebocoran yang berukuran kecil hingga sedang, banyak pasien yang tidak menunjukkan gejala hingga mereka beranjak dewasa. Namun, seiring bertambahnya usia dan meningkatnya beban kerja jantung, gejala yang sebelumnya tidak ada dapat mulai muncul.

Kebocoran pada sekat jantung dapat menyebabkan darah kaya oksigen bercampur dengan darah yang tidak teroksigenasi, sehingga mengurangi pasokan oksigen ke seluruh tubuh dan memberi tekanan lebih pada pembuluh darah di paru-paru. Hal ini sering kali menyebabkan kesalahan diagnosis, di mana kondisi ini disalahartikan sebagai masalah paru-paru.

Gejala utama yang perlu diwaspadai terkait jantung bocor pada orang dewasa antara lain:

  • Timbul rasa lelah yang ekstrem, di mana tubuh terasa sangat capek meskipun tidak melakukan aktivitas berat.
  • Sesak napas, terutama saat berolahraga, menaiki tangga, atau bahkan saat berbaring.
  • Detak jantung yang tidak teratur atau terasa sangat cepat.
  • Pembengkakan pada tubuh, khususnya di area tungkai, pergelangan kaki, atau perut akibat penumpukan cairan.
  • Sering mengalami infeksi saluran pernapasan akibat tingginya tekanan darah di pembuluh darah paru.

Dengan adanya informasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada terhadap gejala yang mungkin muncul dan segera mencari bantuan medis jika diperlukan.

// Artikel Terkait