Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menginformasikan bahwa Surya Utama, yang lebih dikenal sebagai Uya Kuya, akan menjabat posisi baru di partainya. Pelantikan Uya Kuya sebagai Ketua DPW PAN DKI Jakarta dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 27 Juni, oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
Uya Kuya akan menggantikan Eko Hendro Purnomo, yang akrab dipanggil Eko Patrio, sebagai ketua sebelumnya di DPW PAN DKI Jakarta. "Hari ini, Ketua Umum DPP PAN Bang Zulkifli Hasan akan melantik Surya Utama alias Uya Kuya sebagai Ketua DPW PAN DKI Jakarta," ungkap Viva melalui pesan yang disampaikan.
Alasan Pemilihan Uya Kuya
Viva Yoga menjelaskan bahwa DPW PAN menilai Uya Kuya memiliki integritas yang tinggi sebagai pejuang partai. Oleh karena itu, Uya dianggap sebagai sosok yang tepat untuk mengisi jabatan ketua DPW PAN Jakarta. Selain itu, Uya juga dinilai memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan PAN di wilayah Jakarta.
Viva menambahkan, "Memiliki jaringan sosial yang luas sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai elektoral PAN di DKI Jakarta." Pelantikan tersebut akan berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta, di mana Uya dan beberapa pengurus lainnya juga akan dilantik sebagai pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN untuk kabupaten/kota di DKI Jakarta.
Kontroversi Sebelumnya
Sebelum pelantikan ini, Uya Kuya sempat menjadi sorotan publik karena terlibat dalam kontroversi. Politikus yang juga dikenal sebagai penyiar radio dan presenter ini menjalani sidang di Mahkamah Kehormatan DPR (MKD) setelah dilaporkan terkait aksi jogetnya dalam Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD RI pada bulan Agustus lalu. Namun, MKD kemudian menyatakan bahwa Uya tidak terbukti melanggar kode etik, dan memutuskan untuk memulihkan statusnya sebagai legislator.