Wednesday, 01 July 2026
Kesehatan

Tyler Mane, Aktor X-Men, Umumkan Diagnosis Kanker Payudara

Tyler Mane, aktor yang dikenal sebagai Sabretooth dalam film X-Men, mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosis kanker payudara. Di usia 59 tahun, ia berbagi pengalaman emosional saat memulai kemoterapi.

A
Aryani Sarasvati
13 June 2026 17 pembaca
Foto: Getty Images
Foto: Getty Images

Jakarta - Tyler Mane, aktor yang terkenal sebagai karakter Sabretooth dalam film X-Men (2000) serta Deadpool & Wolverine (2024), baru-baru ini mengungkapkan berita mengejutkan mengenai kesehatan dirinya. Mantan pegulat profesional berusia 59 tahun ini mengumumkan bahwa ia telah didiagnosis dengan kanker payudara, suatu penyakit yang umumnya lebih dikenal menyerang wanita.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Mane dengan terbuka membagikan momen emosional ketika ia memulai sesi kemoterapi pertamanya. "Saya punya kabar buruk: Saya mulai menjalani kemoterapi hari ini. Satu dari 750 pria akan didiagnosis menderita kanker payudara seumur hidup mereka, dan saya adalah salah satunya," ungkapnya dalam video tersebut.

Perasaan Malu dan Keputusan untuk Berbicara

Aktor tersebut mengaku bahwa reaksi awalnya saat menerima diagnosis adalah keinginan untuk menyembunyikan kondisi tersebut karena merasa malu. Namun, setelah mempelajari lebih jauh tentang penyakit ini, ia memutuskan untuk berbicara demi menghilangkan stigma dan meningkatkan kesadaran di kalangan pria.

Gejala yang Sering Diabaikan

Mane menyebutkan bahwa kanker payudara pada pria adalah kondisi yang "sangat langka," menyumbang sekitar 1 persen dari total kasus kanker payudara di seluruh dunia. Karena kelangkaan ini, gejalanya sering kali diabaikan, baik oleh pasien maupun tenaga medis. Ia menceritakan bahwa tim dokter sempat mengabaikan benjolan yang ada di tubuhnya. Beruntung, istrinya terus mendesaknya untuk melakukan operasi pengangkatan benjolan tersebut lebih awal.

"Saya baru tahu bahwa pria justru lebih rentan didiagnosis pada stadium lanjut karena penyakit ini jarang dibicarakan dan jarang diperiksa. Faktanya, semua dokter saya sempat mengabaikannya, dan hanya karena istri saya mendesak untuk mengangkat benjolan itulah saya bisa menanganinya lebih awal," tambah Mane.

Berdasarkan data dari American Cancer Society, diperkirakan sekitar 2.670 pria akan terdiagnosis kanker payudara invasif setiap tahunnya. Sebagai perbandingan, kasus pada wanita jauh lebih tinggi, mencapai 321.910 kasus baru. Data ilmiah menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup pasien kanker payudara dalam jangka waktu 5 tahun bisa mencapai 99 persen jika sel kanker masih terlokalisasi. Namun, bahaya utama muncul ketika kanker telah menyebar ke organ tubuh yang jauh, di mana tingkat kelangsungan hidup dapat merosot hingga 33 persen.

// Artikel Terkait