Sunday, 16 August 2026
Kesehatan

Tren Kecantikan 'Old Money Face': Ciri-ciri dan Perubahannya

Standar kecantikan saat ini mengalami pergeseran menuju tampilan yang lebih alami, dikenal sebagai 'old money face', yang menekankan keaslian dan kesehatan kulit.

N
Nabila Safira Putri
02 July 2026 72 pembaca
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/dimid_86
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/dimid_86

Jakarta - Tren kecantikan kini menunjukkan perubahan signifikan. Setelah beberapa tahun terakhir diwarnai dengan tampilan wajah yang menggunakan filler tebal, bibir bervolume, dan rahang yang dipahat, saat ini banyak orang lebih memilih penampilan yang lebih natural. Fenomena ini dikenal dengan istilah 'old money face', yang menggambarkan wajah yang mempertahankan karakter asli, tampak segar, dan tidak terlihat menjalani prosedur estetika yang berlebihan.

Tren ini bahkan mulai memengaruhi industri mode, di mana sejumlah agensi model mencari wajah-wajah yang alami dan tidak banyak mengalami perubahan akibat operasi plastik atau suntikan filler. Dokter estetika David Jack menjelaskan bahwa klien dari kalangan 'old money' tetap melakukan perawatan kecantikan, tetapi mereka lebih memilih prosedur yang hasilnya hampir tidak terlihat. "Mereka memilih prosedur yang tidak memberikan kesan telah melakukan perawatan, seperti skin booster, laser, polynucleotide, dan sedikit botox bila memang diperlukan," ungkap Jack.

Menghindari Prosedur yang Terlalu Mencolok

Klien dari kelompok ini cenderung menghindari penggunaan filler pada bibir, pipi, atau rahang yang dapat mengubah bentuk wajah secara signifikan. "Yang lebih ditonjolkan adalah individualitas. Mereka tidak ingin orang lain menyadari bahwa mereka menjalani terlalu banyak prosedur estetika," tambahnya.

Dokter bedah kosmetik Georgina Williams juga mencatat bahwa semakin banyak pasien yang secara khusus meminta agar wajah mereka tidak terlihat seperti 'Mar-a-Lago face', istilah yang merujuk pada wajah yang tampak terlalu tegang akibat operasi plastik atau dipenuhi filler. Menurutnya, pasien kini lebih tertarik pada terapi laser, terapi cahaya, dan prosedur yang dapat merangsang produksi kolagen untuk meningkatkan kualitas kulit tanpa mengubah bentuk wajah. Operasi facelift biasanya hanya dipertimbangkan ketika tanda-tanda penuaan mulai terlihat jelas, dengan tujuan untuk tetap mempertahankan hasil yang alami.

Pentingnya Perawatan Kulit Jangka Panjang

Tren 'old money face' juga menekankan pentingnya perawatan kulit yang berkelanjutan dibandingkan dengan mencari hasil instan. Tina Craig, pendiri merek perawatan kulit U Beauty, menyatakan bahwa kelompok ini lebih memilih rutinitas perawatan kulit yang konsisten daripada prosedur invasif menjelang acara penting. "Mereka tidak mengejar solusi instan. Mereka lebih fokus merawat kulit secara bertahap dalam jangka panjang," ujarnya.

Hal yang serupa juga berlaku untuk perawatan rambut. Banyak orang kini lebih memilih terapi untuk memperkuat rambut dan mencegah kerontokan daripada menggunakan ekstensi rambut untuk menambah volume. Selain itu, tren ini menunjukkan penerimaan terhadap tanda-tanda penuaan alami. Garis halus, kerutan, dan flek akibat paparan sinar matahari tidak lagi dianggap sebagai hal yang harus dihilangkan sepenuhnya.

Ahli perawatan wajah Teresa Tarmey menyatakan bahwa banyak kliennya tetap menikmati aktivitas luar ruangan, seperti berkuda, bermain ski, dan berlayar. Mereka memahami bahwa gaya hidup tersebut dapat meninggalkan bekas pada kulit, tetapi memilih untuk merawatnya tanpa berusaha menghapus seluruh tanda penuaan. "Klien saya mau mengeluarkan banyak uang untuk facial dan produk perawatan kulit, tetapi mereka juga menerima bahwa ada batasan dari semua perawatan tersebut," katanya.

Menurut para ahli, tren 'old money face' bukan bertujuan untuk membuat seseorang tampak jauh lebih muda. Sebaliknya, tren ini lebih menekankan pada wajah yang sehat, segar, dan tetap mempertahankan ciri khas alami pemiliknya.

// Artikel Terkait