Sunday, 16 August 2026
Kesehatan

Tips Praktis Persiapan MPASI yang Higienis untuk Mengatasi Anak GTM

Momen ketika bayi menolak makan bisa menjadi tantangan bagi orang tua. Metode persiapan makanan yang efisien dan higienis dapat membantu mengatasi masalah ini.

R
Reza Mahendra
10 August 2026 59 pembaca
Instruktur Baby Wearing Dance (BWD), Thiva Lathifah dan ahli gizi Susanti Kartika E, SGz. (Foto: Gilang Fathurahman/detikHealth)
Instruktur Baby Wearing Dance (BWD), Thiva Lathifah dan ahli gizi Susanti Kartika E, SGz. (Foto: Gilang Fathurahman/detikHealth)

Jakarta - Ketika bayi mengalami fase Gerakan Tutup Mulut (GTM), banyak orang tua, terutama ibu, merasa tertekan dan khawatir mengenai asupan gizi anak. Rasa cemas akan kekurangan nutrisi sering kali bertemu dengan kelelahan akibat harus memikirkan menu baru setiap hari. Thiva Lathifah, seorang Instruktur Baby Wearing Dance (BWD), merasakan hal yang sama dan menemukan solusi dengan metode persiapan bahan makanan (food prep) untuk Makanan Pendamping ASI (MPASI) secara mingguan.

Rencanakan Menu Mingguan untuk Mengurangi Stres

Thiva menjelaskan bahwa langkah pertama yang sangat penting adalah menyusun rencana menu untuk satu minggu ke depan, berdasarkan makanan yang disukai anak. Dengan cara ini, kepanikan saat anak tiba-tiba menolak makan dapat diminimalisir. Selain itu, perencanaan menu yang baik juga membuat proses belanja bahan makanan menjadi lebih efisien dan tidak menguras tenaga.

"Belanjanya juga nggak harus setiap hari. Biar nggak capek, aku biasa rencanakan mau menu apa, berarti butuh belanja apa. Kita kombinasikan juga bahan-bahan yang ada, jadi lebih efisien kita belanjanya," ungkap Thiva dalam acara Mama Lime Green Day Fest di Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (8/8/2026).

Pentingnya Kebersihan dalam Proses Food Prep

Aspek lain yang tidak kalah penting dalam food prep MPASI adalah menjaga kebersihan. Sistem imun dan saluran pencernaan bayi sangat rentan terhadap infeksi yang disebabkan oleh kuman atau kotoran yang mungkin menempel pada bahan makanan mentah dan peralatan dapur. Untuk menghindari risiko kontaminasi silang, Thiva merekomendasikan penggunaan cairan pembersih yang aman untuk bahan makanan dan peralatan makan anak.

"Saran aku, wajib ada pembersih alat dan bahan makanan seperti sayur dan buah yang memang sudah 100 persen food grade, seperti MAMA Lime Green. Karena ini bisa membantu kita efisien kerjanya untuk mencuci semua bahan dan alat-alatnya," jelas Thiva.

Pemakaian pembersih berstandar food grade dinilai sangat efektif dalam menghilangkan sisa kotoran dan bakteri pada sayuran dan buah-buahan, serta mensterilkan peralatan masak dari kuman yang dapat menyebabkan masalah pencernaan pada bayi. "Langkah ini penting untuk meminimalisir kontaminasi dari bahan atau alat yang kita gunakan, karena anak memang masih rentan terhadap infeksi atau bakteri," tambahnya.

// Artikel Terkait