Wednesday, 01 July 2026
Politik & Hukum

Tingkat Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat, DPR Apresiasi Kinerja Kapolri

Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, memberikan pujian atas peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri yang kini mencapai 82,4 persen menurut survei terbaru. Dia menilai hal ini sebagai hasil kerja...

D
Dewi Kartika Lestari
26 June 2026 7 pembaca
Kepercayaan Publik ke Polri Meningkat, Ketua Komisi III DPR Puji Kinerja Kapolri
Kepercayaan Publik ke Polri Meningkat, Ketua Komisi III DPR Puji Kinerja Kapolri
jpnn.com Sumber: jpnn.com

JAKARTA - Hasil survei terbaru yang dilakukan oleh Litbang Kompas menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri meningkat menjadi 82,4 persen. Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, memberikan tanggapan positif terhadap hasil survei ini dan memuji kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam siaran pers yang disampaikan pada Jumat (26/6), Habiburokhman menyatakan, "Komisi III DPR yang merupakan mitra kerja langsung dari Polri, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas hasil survei Litbang Kompas terbaru ini." Sebelumnya, pada tahun 2025, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri tercatat sebesar 76,2 persen. Habiburokhman menekankan bahwa peningkatan ini merupakan bukti nyata yang dirasakan oleh masyarakat.

Poin Penting dari Peningkatan Kepercayaan

Habiburokhman mencatat tiga poin penting terkait dengan pencapaian ini. Pertama, dia menekankan bahwa Polri telah menunjukkan kerja keras dalam melayani masyarakat. "Kenaikan angka kepuasan dan profesionalitas ini adalah buah dari dedikasi seluruh personel kepolisian, mulai dari tingkat mabes hingga para bhabinkamtibmas yang menjadi ujung tombak di desa-desa,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa kehadiran personel Polri saat masyarakat membutuhkan sangat terlihat, dan masyarakat merasakan kerja keras tersebut. Habiburokhman juga menyebutkan bahwa pendekatan humanis yang diterapkan oleh Polri semakin terlihat, di mana Polri kini lebih responsif dalam melayani masyarakat.

Perubahan dalam Pendekatan Polri

"Polri tidak lagi sekadar mengedepankan tindakan represif atau penegakan hukum yang kaku, melainkan pendekatan yang persuasif, solutif, dan mengayomi. Polisi kini lebih dekat, lebih ramah, dan lebih cepat merespons aduan warga. Perubahan kultur ini yang membuat masyarakat merasa aman dan nyaman," kata Habiburokhman.

Dia juga menggarisbawahi kepemimpinan Kapolri yang dinilai luar biasa, menyatakan bahwa jargon Presisi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata. "Visi Presisi yang beliau usung bukan sekadar jargon, tetapi benar-benar diwujudkan lewat reformasi internal dan peningkatan pelayanan publik yang nyata. Kepemimpinan beliau yang tenang, tegas, dan responsif menjadi kunci utama di balik melesatnya kepercayaan publik ini," ujarnya.

Meski demikian, Habiburokhman memberikan catatan agar pencapaian ini tidak membuat jajaran kepolisian cepat berpuas diri. Dia berharap Polri menjadikan hasil survei ini sebagai motivasi untuk terus mempertahankan prestasi, memperbaiki kekurangan yang ada, dan tetap konsisten dalam melindungi serta mengayomi masyarakat Indonesia. "Komisi III akan selalu mendukung penuh langkah-langkah positif Polri ke depan," tegasnya.

Survei Litbang Kompas dilaksanakan antara 9 hingga 18 April 2026, dengan metode wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi, dengan margin of error sebesar 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil survei menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap Polri meningkat menjadi 82,4 persen, dan masyarakat optimis bahwa lembaga Polri akan semakin baik di masa mendatang.

// Artikel Terkait