Wednesday, 10 June 2026
Gaya Hidup

Tanggal 1 Dzulhijjah 2026 dan Doa Awal Bulan yang Perlu Diketahui

Umat Islam segera menyambut bulan Dzulhijjah 1447 H, yang dikenal sebagai bulan haji dan qurban. Tanggal 1 Dzulhijjah 2026 diperkirakan jatuh pada 18 Mei 2026.

L
Lucas Fabian
14 May 2026 16 pembaca
Tanggal 1 Dzulhijjah 2026 dan Doa Awal Bulan yang Perlu Diketahui
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id

JAKARTA - Bulan Dzulhijjah 1447 H, yang merupakan salah satu bulan mulia dalam Islam, akan segera tiba. Pertanyaan yang muncul adalah kapan tepatnya 1 Dzulhijjah 2026 akan jatuh? Berikut adalah penjelasannya.

Bulan Dzulhijjah adalah salah satu dari empat bulan haram yang dihormati dalam Islam. Bulan ini juga dikenal sebagai Bulan Haji dan Bulan Qurban, karena merupakan waktu yang ditentukan untuk melaksanakan ibadah haji dan berkurban. Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman: "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus." (QS. At-Taubah: 36)

Keistimewaan Bulan Dzulhijjah

Menurut Ibnu Katsir dalam tafsirnya, empat bulan haram tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Pada bulan-bulan ini, masyarakat Arab dilarang melakukan peperangan karena dianggap suci. Oleh karena itu, Dzulhijjah juga disebut sebagai Syahrullah Asham, yang berarti Bulan Allah yang Sunyi.

Dalam bukunya yang berjudul Fiqih Qurban Perspektif Mazhab Syafi'i, Muhammad Ajib menyatakan bahwa Bulan Dzulhijjah memiliki banyak keistimewaan, termasuk 10 hari pertama bulan tersebut yang dijadikan sebagai waktu bersumpah oleh Allah. Amalan yang dilakukan pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah sangat dianjurkan dan dicintai oleh Allah SWT.

Penetapan Awal Bulan Dzulhijjah

Berdasarkan kalender hijriah dari Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Dzulhijjah 2026 diperkirakan akan jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026. Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) juga telah merilis informasi mengenai hilal menjelang Dzulhijjah 1447 H. Menurut data yang dirilis, hilal pada 29 Dzulqo'dah 1447 H atau 17 Mei 2026 M di Indonesia menunjukkan posisi 4 derajat 42 menit 15 detik dengan elongasi 10 derajat 06 menit 51 detik dan waktu hilal di atas ufuk selama 22 menit 53 detik. Ijtimak atau konjungsi diperkirakan terjadi pada 17 Mei 2026 M pukul 03:03:02 WIB.

Data dari BMKG juga menunjukkan bahwa umur bulan di Indonesia pada saat matahari terbenam pada 17 Mei 2026 berkisar antara 12.42 jam di Merauke, Papua, hingga 15.77 jam di Sabang, Aceh. Dengan memenuhi kriteria imkanur rukyah dan qath'iy rukyah, besar kemungkinan 1 Dzulhijjah 1447 H akan jatuh pada Senin Kliwon, 18 Mei 2026. Sementara itu, Hari Raya Idul Adha, yang jatuh pada 10 Dzulhijjah 1447 H, diperkirakan akan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026.

Kementerian Agama (Kemenag) akan mengadakan sidang isbat untuk menetapkan awal bulan Dzulhijjah 1447 H pada 17 Mei 2026. Sidang ini juga akan mengumumkan tanggal Hari Raya Iduladha bagi umat Islam di Indonesia.

// Artikel Terkait