Sunday, 16 August 2026
Kesehatan

--- Tanda Bahaya dalam Hubungan yang Perlu Dikenali ---

--- Hubungan yang sehat seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman, namun tidak semua hubungan berjalan demikian. Penting untuk mengenali tanda-tanda bahaya yang dapat mengindikasikan perilaku merugik...

S
Salsabila Nur Azzahra
05 July 2026 80 pembaca
Foto: Ilustrasi hubungan redflag (Getty Images/Filmstax)
Foto: Ilustrasi hubungan redflag (Getty Images/Filmstax)
---TITLEEXCERPT--- Hubungan yang sehat seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman, namun tidak semua hubungan berjalan demikian. Penting untuk mengenali tanda-tanda bahaya yang dapat mengindikasikan perilaku merugikan. ---CONTENT---

Jakarta - Menjalin hubungan yang sehat seharusnya memberikan rasa aman, nyaman, dan saling mendukung. Namun, tidak semua hubungan berjalan seperti itu. Ada kalanya seseorang terjebak dalam hubungan yang dipenuhi perilaku merugikan, tetapi sulit untuk disadari. Menurut spesialis kejiwaan, dr Erickson Arthur S, SpKJ, penting untuk mengenali seperti apa hubungan yang dijalani sejak awal.

"Relasi harus dibangun atas kesamaan. Semuanya equal, jangan satu merasa superior, satu lebih inferior atau di bawah, perlu dibangun komunikasi yang baik," ujar dr Erick dalam program detikSore, Jumat (3/7/2026).

Tanda-Tanda Red Flag di Awal Hubungan

Menurut dr Erick, penting untuk mengenali tanda-tanda red flag yang menunjukkan pola perilaku tidak sehat dalam hubungan, baik pada tahap awal maupun ketika hubungan sudah berjalan lebih lama. Pada tahap awal, hubungan yang terasa berkembang terlalu cepat dapat menjadi tanda yang perlu diwaspadai. Misalnya, pasangan melakukan love bombing sejak awal pendekatan.

"Hubungan itu terasa begitu cepat, kata-kata yang manis, udah langsung cepat nembak, semuanya tuh seolah terjadi terlalu cepat, itu di awal harus kita evaluasi," ungkap dr Erick.

"Nggak ada, kan, yang secepat itu, karena semua perlu proses. Jangan-jangan dia punya maksud dan tujuan lain," tambahnya.

Red Flag di Tahap Lanjutan

Sementara itu, pada tahap hubungan yang lebih lanjut, red flag dapat terlihat ketika pasangan mulai memaksakan kehendak, mengontrol, atau membatasi pasangannya. "Sosmed (pasangannya) sering-sering dilihat, setiap detik setiap menit dia harus tahu di mana itu sebenarnya harus kita evaluasi juga," ungkap dr Erick.

Tanda lain yang juga perlu disadari adalah ketika seseorang merasa terkekang selama menjalin hubungan atau merasa tidak lagi menjadi dirinya sendiri. "Misalnya, kok saat pacaran saya merasa diri saya yang sebelumnya hilang, ya? Itu juga perlu kita evaluasi," jelasnya.

Meski demikian, dr Erick menegaskan bahwa red flag bukan berarti hubungan harus langsung diakhiri. "Bukan berarti kita nggak boleh melanjutkan hubungan itu. Tapi, red flag kita jadikan bahan evaluasi. Ada alarm di situ," katanya.

Baca juga: Viral Kasus Wanita Bandung, Dokter Jiwa Wanti-wanti soal Pasangan Manipulatif.

// Artikel Terkait