Jakarta - Benjamin Sesko, penyerang Manchester United yang berusia 22 tahun asal Slovenia, baru-baru ini mengungkapkan beberapa rutinitas harian yang ia jalani untuk menjaga kesehatan mental dan meningkatkan fokus. Di tengah tuntutan sepakbola yang semakin berat, pendekatan yang diambilnya sangat mencerminkan karakter generasi Z. Ia tidak hanya mengandalkan fisik, tetapi juga serius dalam mengelola kesehatan mentalnya melalui berbagai aktivitas, mulai dari meditasi hingga sekadar menikmati secangkir kopi di pagi hari.
Rutinitas Pagi dengan Secangkir Kopi
Seperti banyak anak muda seusianya, Sesko memulai harinya dengan kebiasaan minum kopi. "Jika saya mengambil cuti sehari, saya selalu berusaha bangun jam tujuh pagi," ujarnya. "Jadi saya akan minum kopi, lalu saya sangat suka melakukan visualisasi dan meditasi. Saya sudah melakukan ini selama beberapa tahun, ini sudah menjadi rutinitas harian saya," tambahnya. Diketahui bahwa kopi di pagi hari dapat memberikan manfaat seperti peningkatan fokus, energi, dan suasana hati yang lebih baik.
Aktivitas Fisik dan Meditasi
Sebagai seorang atlet profesional, Sesko juga melakukan aktivitas fisik ringan sebelum sesi latihan. "Lalu mungkin saya akan menjalani perawatan dan berolahraga di gym, jika memungkinkan. Saya suka menikmati hari libur saya. Saya suka bermain basket dan mencoba mencari cara untuk tetap aktif," jelasnya. Ia menekankan pentingnya tetap fokus pada hal-hal yang perlu dilakukan, terutama pada hari pertandingan.
Meditasi menjadi salah satu kebiasaan yang sangat berarti bagi Sesko. "Jelas, meditasi saya sangat penting karena itu membuat saya tetap tenang dan berada di tempat yang seharusnya," ungkapnya. Ia menjelaskan bahwa meditasi lebih berkaitan dengan pernapasan dan keberadaan diri, sementara visualisasi dilakukan setiap pagi sebelum memulai aktivitas lainnya. Menurutnya, meditasi membantu mengatasi stres, dan ia mendorong orang-orang di sekitarnya untuk mencoba latihan pernapasan, meskipun meditasi itu sendiri bisa menjadi tantangan bagi yang belum terbiasa.
Dengan pendekatan ini, Benjamin Sesko menunjukkan bahwa menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan kebugaran fisik, terutama dalam dunia sepakbola yang penuh tekanan.