Pupuk Indonesia mengklaim bahwa stok pupuk di dalam negeri tetap aman meskipun terjadi ketegangan di Timur Tengah. Hal ini disampaikan dalam konteks penurunan harga pupuk yang mencapai 20%, yang mendapat pujian dari anggota DPR.
Pihak Pupuk Indonesia menjelaskan bahwa ketersediaan pupuk tidak terpengaruh oleh situasi internasional saat ini. Penurunan harga ini diharapkan dapat membantu para petani dalam mengurangi biaya produksi. Anggota DPR menyatakan bahwa langkah ini menunjukkan keberanian perusahaan dalam menghadapi tantangan global dan mendukung ketahanan pangan nasional.
Dengan langkah ini, diharapkan para petani dapat lebih mudah mengakses pupuk dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian. Ke depannya, diharapkan Pupuk Indonesia dapat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pupuk di pasar.