Wednesday, 10 June 2026
Kesehatan

--- Siswa SMK di Samarinda Meninggal, Apakah Sepatu Kekecilan Menjadi Penyebabnya? ---

--- Seorang siswa SMK di Samarinda, Mandala Rizky Syaputra, meninggal dunia setelah mengeluhkan sakit pada kakinya, yang diduga akibat sepatu kekecilan. Kasus ini memicu perdebatan mengenai kemungkina...

A
Aryani Sarasvati
06 May 2026 17 pembaca
---
Siswa SMK di Samarinda Meninggal, Apakah Sepatu Kekecilan Menjadi Penyebabnya?

---
Ilustrasi (Foto: Getty Images/feri ferdinan)
---TITLEEXCERPT--- Seorang siswa SMK di Samarinda, Mandala Rizky Syaputra, meninggal dunia setelah mengeluhkan sakit pada kakinya, yang diduga akibat sepatu kekecilan. Kasus ini memicu perdebatan mengenai kemungkinan hubungan antara sepatu yang tidak sesuai ukuran dan dampak kesehatan yang fatal. ---CONTENT---

Kabar duka datang dari Samarinda, Kalimantan Timur, di mana seorang siswa SMK kelas XI, Mandala Rizky Syaputra, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami keluhan sakit di kakinya. Berita ini menjadi viral di media sosial setelah Mandala mengeluhkan bengkak pada kakinya, yang diduga disebabkan oleh penggunaan sepatu yang terlalu kecil dalam waktu lama.


Pihak sekolah dan teman-teman Mandala sebelumnya telah berencana memberikan bantuan berupa sepatu yang lebih sesuai, namun rencana tersebut tidak sempat terlaksana. Pada Jumat, 24 April 2026, pihak keluarga mengabarkan melalui pesan WhatsApp bahwa Mandala telah meninggal dunia. Keluarga juga menyampaikan bahwa mereka tidak memiliki dana untuk pemulasaraan jenazah, seperti yang dilaporkan akun @smkn4_samarinda.


Namun, pihak sekolah membantah bahwa kematian Mandala disebabkan oleh kaki bengkak akibat sepatu kekecilan. Mereka menyatakan bahwa tanpa adanya diagnosis medis yang lengkap, tidak dapat disimpulkan bahwa sepatu menjadi penyebab kematian. Sekolah juga menegaskan bahwa tidak ditemukan luka pada kaki Mandala, meskipun terdapat pembengkakan di bagian punggung kaki.


Dokter spesialis ortopedi, dr. Langga Sintong, menjelaskan bahwa meskipun ada kemungkinan hubungan antara kaki bengkak dan risiko kematian, perlu dilakukan identifikasi faktor-faktor lain yang mungkin lebih berpengaruh. Ia menyatakan, "Apa saja bisa terjadi. Tapi, untuk kasus ini, tidak tahu bagaimana hal tersebut mengakibatkan hal yang fatal karena tidak tahu riwayatnya (medis) persis."


Dr. Langga menambahkan bahwa pembengkakan pada kaki sebaiknya tidak dianggap sepele dan memerlukan penanganan serius untuk menghindari dampak yang lebih serius. Ia menjelaskan bahwa jika pembuluh darah tertekan atau tersumbat, bisa mengganggu aliran darah dan berpotensi menyebabkan komplikasi seperti gumpalan darah atau emboli, meskipun hal ini jarang terjadi akibat sepatu yang sempit.


Kasus ini menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan kaki dan perlunya penanganan yang tepat untuk menghindari masalah yang lebih serius di kemudian hari. Perkembangan lebih lanjut mengenai penyebab kematian Mandala diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai insiden tragis ini.

// Artikel Terkait