Sunday, 16 August 2026
Finansial

Sinergi BRI dan Danantara, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional yang Berkelanjutan

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkomitmen untuk memperkuat perannya dalam ekonomi kerakyatan dengan kinerja yang solid dan transformasi berkelanjutan, di bawah pengawasan Danantara.

N
Naufal Akbar Abdila
06 July 2026 75 pembaca
Di bawah supervisi Danantara, BRI setorkan dividen terbesar sepanjang eksistensinya dalam perbankan Tanah Air. (Dok: BRI)
Di bawah supervisi Danantara, BRI setorkan dividen terbesar sepanjang eksistensinya dalam perbankan Tanah Air. (Dok: BRI)
suara.com Sumber: suara.com

Di bawah pengawasan Danantara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berupaya memperkuat posisinya sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan dengan meningkatkan kinerja, melakukan transformasi bisnis yang berkelanjutan, serta berkomitmen untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan negara. Kinerja yang solid sepanjang tahun 2025 menjadi dasar bagi BRI untuk memberikan kontribusi yang signifikan kepada negara melalui pembagian dividen.

Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan pada Jumat (10/4/2026), perusahaan menetapkan total pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp52,1 triliun, yang setara dengan Rp346,00 per saham. Pembagian dividen ini didasarkan pada kinerja keuangan yang menunjukkan laba konsolidasi perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 sebesar Rp57,132 triliun, dengan total laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp56,65 triliun. Capaian ini kembali menempatkan BRI sebagai salah satu kontributor dividen terbesar bagi negara, sekaligus mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjaga pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Kinerja Solid Berlanjut di Awal Tahun 2026

Momentum kinerja yang positif ini terus berlanjut hingga awal tahun 2026. Pada Triwulan I 2026, BRI mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,5 triliun, mengalami pertumbuhan 13,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit mencapai Rp1.562 triliun, meningkat 13,7% secara tahunan, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp1.555 triliun, tumbuh 9,4% dibandingkan tahun lalu.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan bahwa kehadiran Danantara merupakan momentum penting bagi BRI untuk memperkuat sinergi, mempercepat transformasi, dan meningkatkan peran perusahaan dalam mendukung agenda pembangunan nasional. β€œBRI akan terus melanjutkan transformasi dengan bertumpu pada fundamental yang kuat, penguatan bisnis inti, serta pengembangan sumber pertumbuhan baru. Keberadaan Danantara menjadi momentum penting bagi BRI untuk memperkuat peran dalam mendukung pencapaian program strategis nasional serta berbagai program prioritas pemerintah. Kami ingin memastikan pertumbuhan Perseroan tidak hanya tercermin pada kinerja keuangan, tetapi juga pada kontribusi nyata BRI dalam pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi kerakyatan, dan penciptaan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” jelas Hery.

Langkah Strategis BRI dalam Mendukung Ekonomi Kerakyatan

Dalam fase baru pengelolaan di bawah Danantara, BRI terus memperkuat kinerja dan mempercepat transformasi untuk menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, serta mendukung berbagai program pemerintah dalam mendorong ekonomi kerakyatan. Komitmen ini tercermin dalam sejumlah langkah strategis, antara lain:

1. BRI membagikan dividen sebesar Rp52,1 triliun, yang merupakan dividen tertinggi dalam sejarah BRI, menegaskan konsistensi perusahaan dalam menjaga profitabilitas dan memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional.

2. Program transformasi BRIVolution Reignite diluncurkan untuk memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan efisiensi, dan memastikan BRI tetap relevan di tengah perubahan ekonomi dan teknologi.

3. Peluncuran Corporate Rebranding BRI yang bertujuan untuk menghadirkan identitas yang lebih modern dan inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia, tanpa mengabaikan nilai-nilai dasar perusahaan.

4. Penurunan cost of fund (CoF) menjadi 2,3% berkat pertumbuhan CASA BRI yang mencapai Rp1.058,6 triliun, didorong oleh peningkatan transaksi digital.

5. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI mencapai Rp84,36 triliun, menegaskan posisi BRI sebagai penyalur KUR terbesar di Indonesia.

6. Penyaluran Kredit Pemilikan Properti (KPP) BRI mencapai Rp9,5 triliun, dengan peningkatan alokasi KPP tahun 2026 dari Rp8 triliun menjadi Rp12 triliun.

7. Komitmen terhadap pemberdayaan UMKM dan pengembangan ekosistem desa melalui program Klasterku Hidupku dan pembinaan 5.245 Desa BRILiaN.

8. Penguatan ekosistem BRI Group dengan kontribusi perusahaan anak yang mencapai Rp3,89 triliun, setara 25,1% dari laba bersih konsolidasi BRI.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa bank-bank milik pemerintah terus mencatatkan kinerja positif seiring dengan pelaksanaan agenda transformasi. "Kinerja bank Himbara yang positif menjadi pilar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembiayaan yang lebih besar kepada sektor-sektor produktif dan kerakyatan," ungkap Dony.

// Artikel Terkait