Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengungkapkan dukungannya terhadap inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mengadakan silaturahmi dengan Panglima TNI dan Jaksa Agung pada hari Senin, 13 Juli. Dalam pertemuan tersebut, Jenderal Sigit menekankan pentingnya menjaga kerjasama dan soliditas antar lembaga penegak hukum serta menanggapi isu mengenai adanya friksi di antara institusi.
Jenderal Sigit menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan respons terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI dan Polri sebagai pilar utama dalam menjaga kedaulatan negara. Sahroni menilai bahwa pertemuan ini juga menunjukkan bahwa hubungan antara penegak hukum dan aparat pertahanan negara tetap kuat dan harmonis dalam melaksanakan tugas masing-masing.
Soliditas Antar Lembaga Penegak Hukum
"Kunjungan ini menunjukkan bahwa hubungan ketiga lembaga, yakni kepolisian, kejaksaan, dan TNI solid, baik-baik saja dan kompak," ungkap Sahroni dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa, 24 Juli 2026. Ia menambahkan bahwa ketiga lembaga tersebut berkolaborasi untuk mendukung dan mewujudkan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program.
Mendukung Agenda Pemberantasan Korupsi
Sahroni menegaskan bahwa jika ada asumsi atau narasi yang menyatakan adanya keretakan hubungan antar lembaga, hal tersebut tidak benar. "Faktanya, ketiga institusi ini saling mendukung dan saling menguatkan sesuai dengan fungsi dan kewenangannya masing-masing," jelasnya. Legislator dari Fraksi Partai NasDem ini menilai bahwa kekompakan antar lembaga sangat penting dalam mendukung agenda Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, dan pertahanan negara.
Dia juga menambahkan, "Justru dengan semakin solidnya institusi tinggi negara, khususnya Polri-Kejagung, saya yakin agenda pemberantasan dan pencegahan korupsi akan semakin kuat dan efektif. Ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar seluruh institusi negara bersatu mengawal penegakan hukum yang tegas sekaligus memperkuat ketahanan nasional."