Saturday, 15 August 2026
Politik & Hukum

--- Respon Komeng Terhadap Pidato Presiden Prabowo Mengenai Swasembada Pangan ---

--- Anggota DPD RI, Alfiansyah Bustami atau Komeng, memberikan tanggapan mengenai pidato Presiden Prabowo Subianto yang membahas pencapaian swasembada pangan di Indonesia. ---

H
Hanafi Syahputra
14 August 2026 22 pembaca
Komeng Tanggapi Pidato Presiden Prabowo soal Swasembada Pangan, Hehe
Komeng Tanggapi Pidato Presiden Prabowo soal Swasembada Pangan, Hehe
jpnn.com Sumber: jpnn.com
---TITLEEXCERPT--- Anggota DPD RI, Alfiansyah Bustami atau Komeng, memberikan tanggapan mengenai pidato Presiden Prabowo Subianto yang membahas pencapaian swasembada pangan di Indonesia. ---CONTENT---

JAKARTA - Alfiansyah Bustami, yang lebih dikenal dengan nama Komeng, memberikan komentar terkait pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai pencapaian swasembada pangan dalam satu tahun terakhir. Menurut Komeng, pencapaian ini sangat penting bagi Indonesia, terutama di tengah potensi gangguan pasokan yang disebabkan oleh konflik antara Kamboja dan Thailand.

β€œ(Stok) Pangan naik, biasanya kita impor (dari) Kamboja, Thailand. Untung kita punya stok pangan. Ini Kamboja sama Thailand perang, akhirnya jadi enggak impor lagi,” ungkap Komeng saat ditemui setelah Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 di Jakarta pada hari Jumat.

Pentingnya Ketersediaan Pangan Dalam Negeri

Dia menambahkan bahwa kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya memiliki ketersediaan pangan dari sumber dalam negeri. Situasi di negara-negara pemasok dapat berpengaruh besar terhadap kelancaran pasokan pangan di Indonesia.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada untuk delapan komoditas pangan dalam setahun terakhir. Komoditas tersebut mencakup beras, jagung, gula konsumsi, gula industri, bawang putih, daging sapi, daging kerbau, dan kedelai.

Tantangan Menuju Swasembada Pangan

Namun, Prabowo juga mengakui bahwa masih ada beberapa komoditas yang belum sepenuhnya mencapai swasembada. Salah satu yang menjadi perhatian adalah bawang putih, yang ditargetkan dapat dipenuhi secara mandiri dalam waktu tiga tahun ke depan. β€œKita masih belum swasembada bawang putih, kita berjuang agar dalam tiga tahun kita bisa mencapai swasembada bawang putih,” jelas Prabowo.

Selain bawang putih, Presiden Prabowo juga menyebut bahwa Indonesia masih berusaha untuk mencapai swasembada daging sapi dan daging kerbau. Meskipun demikian, dia menilai bahwa kebutuhan protein masyarakat secara umum telah dapat dipenuhi melalui sumber lain seperti ikan, telur, dan daging ayam.

// Artikel Terkait