Sunday, 16 August 2026
Kesehatan

Rahasia Kekuatan Pau Cubarsi di Usia Muda Menghadapi Striker Top Dunia

Pau Cubarsi, pemain berusia 19 tahun, mendapatkan banyak pujian setelah membantu Spanyol mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Keberhasilannya dalam menghadapi striker-striker ternama men...

D
Dimas Adhyaksa Putra
15 July 2026 72 pembaca
Momen Pau Cubarsi menjaga Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026 (Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach)
Momen Pau Cubarsi menjaga Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026 (Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach)

Jakarta - Pau Cubarsi, yang baru berusia 19 tahun, berhasil menarik perhatian setelah Spanyol mengalahkan Prancis dengan skor 2-0 di semifinal Piala Dunia 2026. Dalam pertandingan tersebut, Cubarsi menunjukkan performa yang mengesankan, membuat striker-striker kelas dunia seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Cristiano Ronaldo tidak berdaya. Kemenangan ini memastikan La Roja melaju ke final, mengulangi penampilan terakhir mereka di Piala Dunia 2010 ketika mereka meraih gelar juara.

Piala Dunia Pertama bagi Cubarsi

Bagi Cubarsi, ini adalah pengalaman pertamanya di Piala Dunia. Dalam sebuah wawancara dengan Mundo Deportivo, ia mengungkapkan bahwa ia telah berlatih keras untuk mempersiapkan turnamen ini, yang terlihat dari peningkatan massa ototnya. "Saya tidak tahu angka pastinya, tetapi berat badan saya bertambah cukup banyak," ungkapnya.

Selain menjalani latihan rutin bersama klub, Cubarsi juga meluangkan waktu untuk berolahraga di pusat kebugaran dan menggunakan sauna untuk mempercepat pemulihan otot setelah latihan. "Terkadang Anda hanya ingin turnamen segera dimulai karena Anda sedikit bosan. Anda harus menemukan cara untuk tetap sibuk. Di sore hari kami bermain biliar, pergi ke pusat kebugaran, menghabiskan waktu di sauna, dan menikmati kebersamaan dengan tim," tambahnya.

Disiplin dalam Pola Makan

Dalam pengawasan Barcelona, Cubarsi mendapatkan asupan makanan yang mendukung performanya di lapangan. Namun, ia juga menerapkan gaya hidup disiplin sebagai seorang atlet muda. Tinggal bersama saudara perempuannya, ia memilih untuk memasak sendiri makanan yang ia konsumsi. "Saya sedang belajar memasak beberapa hal, dan jika ada piring yang perlu dicuci, saya akan mencucinya," jelasnya.

Dengan dedikasi dan disiplin yang tinggi, Pau Cubarsi menunjukkan bahwa ia adalah salah satu talenta muda yang menjanjikan dalam dunia sepak bola, siap bersaing di level tertinggi.

// Artikel Terkait