Wednesday, 10 June 2026
Finansial

--- Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah Maksimal 6 Persen untuk Industri Tekstil ---

--- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan rencana pemberian kredit bunga rendah hingga 6 persen bagi industri tekstil ekspor untuk mendukung peremajaan mesin produksi. ---

H
Hanafi Syahputra
06 May 2026 16 pembaca
---
Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah Maksimal 6 Persen untuk Industri Tekstil

---
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Hachi Grill Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (6/5/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
suara.com Sumber: suara.com
---TITLEEXCERPT--- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan rencana pemberian kredit bunga rendah hingga 6 persen bagi industri tekstil ekspor untuk mendukung peremajaan mesin produksi. ---CONTENT---

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bahwa Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) akan memberikan kredit dengan bunga rendah maksimal 6 persen kepada industri tekstil ekspor. Kebijakan ini disampaikan di Jakarta pada Rabu, 6 Mei 2026, dan bertujuan untuk membantu pelaku usaha dalam melakukan peremajaan mesin produksi.


Purbaya menyatakan bahwa banyak pelaku industri tekstil yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan pinjaman untuk memperbarui mesin mereka. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan, "Saya akan tugaskan nanti LPEI untuk membantu mereka, untuk membantu industri-industri yang export oriented." Selain itu, ia juga menjanjikan kemungkinan penurunan bunga lebih lanjut jika diperlukan. Purbaya berencana berkoordinasi dengan Menteri Perindustrian untuk implementasi kebijakan ini.


Untuk industri tekstil non-ekspor, Purbaya mengungkapkan bahwa LPEI mungkin tidak dapat memberikan bantuan yang sama. Namun, skema bantuan serupa dapat dipertimbangkan jika Kementerian Keuangan melakukan akuisisi terhadap PT Permodalan Nasional Madani (PNM), yang merupakan anak perusahaan BRI dan lembaga pembiayaan BUMN. Ia menjelaskan bahwa pengusaha tekstil sering dianggap sebagai sektor yang mengalami penurunan kinerja, sehingga sulit mendapatkan pinjaman dari bank. "Sunset industry, dia susah sekali dapat pinjaman ke bank, peremajaan mesin," tambahnya.


Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi industri tekstil di Indonesia, dan langkah-langkah lebih lanjut akan segera diambil untuk merealisasikan dukungan bagi sektor ini.

// Artikel Terkait