JAKARTA - Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, menegaskan bahwa pihaknya meminta agar polisi melanjutkan proses hukum terhadap pelaku pemukulan Ronald A Sinaga, yang dikenal dengan sebutan Bro Ron. Ali menyatakan bahwa penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu, meskipun pelaku memiliki dukungan dari pihak tertentu.
"Tidak peduli siapa yang melakukan tindak pidana, mereka harus bertanggung jawab secara hukum di Republik Indonesia. Ini adalah sikap tegas dari PSI," ungkap Ali saat memberikan keterangan kepada media di Kantor DPP PSI, Jakarta.
Ali juga meminta agar kepolisian tidak ragu dalam menangani kasus ini, meskipun ada kemungkinan pelaku memiliki backing. "Jika ada orang-orang tertentu yang terlibat dalam kasus ini, saya minta kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh," tambahnya.
Menurut Ali, Bro Ron diduga mengalami pemukulan saat menjalankan tugasnya sebagai advokat yang membela kepentingan klien. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara rinci kronologi peristiwa tersebut, karena Bro Ron tidak sedang melaksanakan tugas kepartaian saat insiden terjadi.
Ali menyarankan agar informasi lebih lanjut mengenai kejadian tersebut disampaikan oleh aparat penegak hukum. Sebelumnya, sebuah video yang diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menunjukkan aksi pemukulan terhadap Bro Ron, yang memicu perhatian publik.
Dengan situasi ini, PSI berharap agar kasus pemukulan ini dapat ditangani secara serius oleh pihak kepolisian dan menantikan perkembangan selanjutnya dalam proses hukum yang berlangsung.