Saturday, 15 August 2026
Finansial

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad Massal KPR FLPP untuk 62 Ribu Debitur, BRI Dukung Ekonomi Kerakyatan

BRI menguatkan dukungannya terhadap Program 3 Juta Rumah melalui akad massal KPR FLPP yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto di Batang, Jawa Tengah.

A
Aryani Sarasvati
31 July 2026 60 pembaca
Akad massal 62 ribu debitur KPR FLPP, di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). (Dok: BRI)
Akad massal 62 ribu debitur KPR FLPP, di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). (Dok: BRI)
suara.com Sumber: suara.com

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memperkuat komitmennya dalam Program 3 Juta Rumah dengan menyediakan pembiayaan yang menjangkau masyarakat dan pelaku usaha di sektor perumahan. Hal ini terwujud dalam acara Akad Massal Debitur KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Kredit Program Perumahan (KPP) yang berlangsung di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Kamis (30/7/2026).

Dalam acara tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, pengembang, dan dunia usaha sebagai fondasi untuk memperluas penyediaan rumah bagi masyarakat. “Inilah yang kita maksud dengan Indonesia Incorporated: yang besar membantu yang kecil, dan yang kecil bekerja keras untuk menjadi produktif. Kita sadar bahwa apa yang sudah kita capai cukup membanggakan, tetapi kita juga sadar bahwa kebutuhannya masih sangat besar,” ungkap Presiden Prabowo.

Dukungan BRI untuk Program Perumahan

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, yang juga hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa BRI sebagai bagian dari Danantara berkomitmen untuk terus mendukung Program 3 Juta Rumah melalui pembiayaan yang mencakup masyarakat dan pelaku usaha di sektor perumahan. “Sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan, BRI akan terus memperkuat penyaluran pembiayaan perumahan melalui berbagai skema yang menjangkau masyarakat maupun pelaku usaha,” jelas Hery.

Peran BRI dalam sektor perumahan tidak hanya terbatas pada pembiayaan bagi masyarakat pembeli rumah, tetapi juga mencakup penguatan ekosistem perumahan dari hulu hingga hilir. Selain memberikan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kepada masyarakat berpenghasilan rendah, BRI juga menyediakan pembiayaan bagi pengembang melalui Kredit Program Perumahan (KPP) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan untuk mendukung pembangunan hunian berkualitas.

Pencapaian Penyaluran Rumah Subsidi

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, dalam kesempatan yang sama, mengungkapkan bahwa penyaluran rumah subsidi melalui skema FLPP pada tahun 2025 mencapai angka tertinggi sejak program tersebut diluncurkan pada tahun 2010. “Selama 15 tahun, sejak 2010 hingga 2025, capaian tertinggi baru terjadi pada masa pemerintahan Bapak Presiden Prabowo. Sebelumnya, pada 2023 penyaluran mencapai 228.000 unit. Pada 2025, di tahun pertama pemerintahan Bapak Presiden, penyaluran rumah subsidi mencapai 278.000 unit, tertinggi sepanjang sejarah,” kata Maruarar.

Pada acara akad massal tersebut, sebanyak 6.059 debitur BRI bergabung dalam sekitar 62.000 peserta Akad Massal Debitur KPR Sejahtera FLPP secara nasional. BRI juga menyalurkan Kredit Program Perumahan senilai Rp880 miliar kepada 7.100 debitur, yang terdiri dari pembiayaan sisi supply sebesar Rp308 miliar kepada 227 debitur dan sisi demand sebesar Rp572 miliar kepada 6.873 debitur. Sejak Oktober 2025 hingga 28 Juli 2026, BRI telah menyalurkan KPP senilai Rp12,17 triliun kepada 87.055 penerima.

Di periode Januari hingga 28 Juli 2026, realisasi penyaluran KPP mencapai Rp10,94 triliun kepada 78.520 penerima, atau 91,18% dari target penyaluran tahun 2026 sebesar Rp12 triliun. Selain itu, sejak 2015 hingga Juni 2026, BRI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp1.539 triliun kepada 45,4 juta penerima. Pada Januari hingga Juni 2026, realisasi penyaluran KUR mencapai Rp103,81 triliun kepada 2.009.310 penerima.

Acara Akad Massal Debitur KPR Sejahtera FLPP, KPP, serta penyaluran KUR ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, serta sejumlah anggota Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan perwakilan dari kementerian serta lembaga lainnya.

// Artikel Terkait