Sunday, 16 August 2026
Gaya Hidup

Potensi Vaksin DBD dalam Mengurangi Kasus Penyakit di Indonesia

Vaksinasi demam berdarah dengue (DBD) diharapkan dapat mengurangi beban penyakit di Indonesia, menurut hasil studi dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Penelitian menunjukkan bahwa vaksinasi ini dapat...

L
Lucas Fabian
24 July 2026 75 pembaca
Advertisement
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id

Vaksinasi terhadap demam berdarah dengue (DBD) dianggap sebagai langkah krusial dalam mengurangi dampak penyakit ini di Indonesia. Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) menunjukkan bahwa penerapan vaksinasi dengue berpotensi untuk menurunkan jumlah kasus bergejala, rawat inap, serta kematian yang disebabkan oleh penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Temuan ini disampaikan oleh Prof. Dr. Jarir At Thobari, D.Pharm., Ph.D., yang merupakan Guru Besar di Departemen Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM. Penjelasan tersebut disampaikan dalam acara Jakarta Dengue Forum yang diselenggarakan oleh PT Takeda Innovative Medicines bekerja sama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang DKI Jakarta.

Proyeksi Penurunan Kasus DBD

Prof. Jarir menjelaskan bahwa berdasarkan skenario pemodelan ekonomi kesehatan yang dipresentasikan pada 9th Asia Dengue Summit 2026 di Singapura, implementasi vaksinasi dengue di Indonesia diperkirakan dapat mengurangi kasus dengue bergejala, angka rawat inap, dan kematian selama periode dua dekade. Vaksinasi ini juga diharapkan dapat mengurangi beban penyakit hingga 1,1–1,3 juta Disability-Adjusted Life Years (DALY).

Pengertian DALY

DALY adalah sebuah indikator yang digunakan untuk mengukur hilangnya tahun kehidupan sehat yang disebabkan oleh penyakit, kecacatan, atau kematian dini. Dengan demikian, vaksinasi dengue tidak hanya berpotensi mengurangi angka kasus, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat.

// Artikel Terkait