Wednesday, 10 June 2026
Finansial

--- PLN Luncurkan Tender Proyek PLTS 1,225 GW dari Jawa hingga Papua ---

--- PT PLN (Persero) telah memulai tender untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I dengan kapasitas 1,225 GW yang tersebar di enam wilayah di Indonesia. ---

R
Reza Mahendra
02 May 2026 11 pembaca
---
PLN Luncurkan Tender Proyek PLTS 1,225 GW dari Jawa hingga Papua
---
Ilustrasi. PT PLN (Persero) melalui UIP Sumatera Bagian Utara operasikan perdana (energize) SUTT 150 kilo Volt (kV) untuk Blangpidie-Tapak Tuan (Dok: PLN)
suara.com Sumber: suara.com
---TITLEEXCERPT--- PT PLN (Persero) telah memulai tender untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I dengan kapasitas 1,225 GW yang tersebar di enam wilayah di Indonesia. ---CONTENT---

PT PLN (Persero) resmi memulai proses tender untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I yang memiliki kapasitas total 1,225 Gigawatt (GW) pada Kamis, 30 April 2026. Proyek ini dilaksanakan melalui model pengadaan terintegrasi yang dikenal dengan nama "GIGA ONE".


Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa skema GIGA ONE menggunakan metode bundling yang mengonsolidasikan beberapa proyek dalam satu paket strategis. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan skala keekonomian agar lebih layak dibiayai serta mempercepat proses pengadaan hingga konstruksi. "Lewat strategi bundling GIGA ONE, pengadaan proyek dilakukan secara konsolidasi dalam satu paket strategis. Hal ini membuat aspek keekonomian proyek jauh lebih bankable, kepastian proyek meningkat, serta proses pengadaan hingga konstruksi menjadi lebih efisien,” ungkapnya dalam keterangan resmi.


Proyek ini merupakan langkah awal dalam mendukung target pemerintah untuk membangun total 100 GW PLTS, yang diharapkan dapat menambah bauran energi bersih serta memperkuat manufaktur domestik melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). PLTS Mentari Nusantara I akan tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatra (35 MW), Kalimantan (340 MW), Jawa (600 MW), Sulawesi (50 MW), Nusa Tenggara Barat (80 MW), serta Maluku dan Papua (120 MW). Seluruh pembangkit ini ditargetkan untuk mencapai tahap operasional komersial atau Commercial Operation Date (COD) pada tahun 2029.


Ke depan, PLN berencana untuk menerapkan skema pengadaan GIGA ONE pada jenis pembangkit energi baru terbarukan lainnya, seperti tenaga hidro, bayu (angin), serta sistem penyimpanan energi baterai (Battery Energy Storage System/BESS).

// Artikel Terkait