Di Jakarta Timur, Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa, Hasanuddin Wahid, yang akrab disapa Cak Udin, meresmikan gerakan menanam pohon dalam acara Pesta Pohon PKB pada hari Jumat, 10 Juli. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Lahir ke-28 PKB, yang ditandai dengan penanaman 2000 bibit pohon dan target nasional untuk menanam satu juta pohon.
Refleksi Kepedulian Lingkungan
Cak Udin menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan refleksi PKB terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Ia menegaskan bahwa kegiatan yang berlangsung di Jakarta bukanlah sekadar seremonial, melainkan sebagai langkah awal, di mana PKB telah menginstruksikan seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di seluruh Indonesia untuk melakukan aksi serupa secara bersamaan. "Gerakan tanam pohon ini adalah wujud refleksi kami atas pentingnya menjaga kelestarian alam. Kegiatan hari ini hanya kick off. Kami telah menginstruksikan seluruh DPW dan DPC PKB di seluruh Indonesia untuk melakukan gerakan yang sama," ungkapnya.
Dia berharap gerakan ini dapat mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga lingkungan, terutama di area yang memerlukan rehabilitasi, seperti daerah aliran sungai, kawasan kritis, dan hutan. "Kami berharap gerakan ini menular ke seluruh daerah dan seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah kritis, daerah aliran sungai, kawasan hutan, maupun lokasi lain yang memungkinkan untuk ditanami pohon," tambahnya.
Makna Filosofis Harlah ke-28
Cak Udin juga mengaitkan peringatan Harlah ke-28 dengan makna filosofis angka 28 dalam Islam, yang identik dengan jumlah huruf hijaiyah. Ia menyatakan bahwa angka tersebut melambangkan kesempurnaan. "Bagi umat Islam, angka 28 memiliki makna tersendiri karena jumlah huruf hijaiyah adalah 28. Ini menjadi simbol bahwa di usia ke-28, PKB diharapkan makin matang dalam memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan," jelasnya.
Ketua Panitia Harlah PKB ke-28, Faisol Riza, menambahkan bahwa Pesta Pohon merupakan salah satu kegiatan pra-Harlah yang dirancang untuk menegaskan komitmen PKB terhadap kelestarian alam. "Semoga melalui gerakan ini PKB semakin konsisten menjadi partai yang membawa manfaat bagi masyarakat, tumbuh semakin menjulang, selalu gemilang, serta terus menjaga bumi dan menjaga alam," kata Faisol.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, Ketua DPP PKB, Marwan Dasopang, serta anggota FPKB DPR RI, Siti Mukarromah, Ratna Juwita Sari, dan Rina Saadah, bersama sejumlah kader PKB dan masyarakat setempat.