JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menekankan bahwa media konvensional tetap memiliki peranan krusial sebagai pilar demokrasi dan penjaga standar jurnalisme yang profesional. Pernyataan tersebut disampaikan Dave terkait dengan kolaborasi Bakom RI dengan media baru yang sering disebut sebagai homeless media dalam menyebarkan informasi.
“Media arus utama telah memiliki mekanisme editorial, kode etik, serta sistem akuntabilitas yang menjadi fondasi dalam menjaga kualitas informasi publik,” ujarnya kepada wartawan pada hari Jumat (8/5). Legislator dari fraksi Golkar ini menekankan bahwa perhatian terhadap penguatan media konvensional harus tetap menjadi prioritas, terutama di tengah tantangan yang dihadapi akibat disrupsi digital.
Pentingnya Memahami Media Baru
Di sisi lain, fenomena media baru atau homeless media perlu dipahami secara objektif. Menurut Dave, keberadaan berbagai platform digital muncul sebagai respons terhadap perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi. “Tantangannya bukan sekadar menerima atau menolak keberadaan mereka, melainkan bagaimana mendorong transformasi menuju ekosistem media digital yang lebih bertanggung jawab, profesional, dan patuh terhadap regulasi yang berlaku,” jelasnya.
Peran Strategis Bakom RI
Dalam konteks ini, Dave menekankan bahwa Bakom RI memiliki peran strategis dalam memastikan adanya ruang untuk pembinaan, literasi digital, serta penguatan etika komunikasi publik. Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan di era informasi yang semakin kompleks.