Sunday, 16 August 2026
Finansial

--- Penurunan Bunga Pinjaman Usaha Mikro untuk UMKM Menjadi 8% ---

--- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan penurunan bunga pinjaman usaha mikro dari 22% menjadi 8% untuk mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat. Kebijakan ini merupakan arahan dari Presiden...

S
Salsabila Nur Azzahra
19 July 2026 82 pembaca
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Suara.com/Hiskia)
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Suara.com/Hiskia)
suara.com Sumber: suara.com
---TITLEEXCERPT--- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan penurunan bunga pinjaman usaha mikro dari 22% menjadi 8% untuk mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat. Kebijakan ini merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto. ---CONTENT---

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bahwa pemerintah telah menurunkan bunga pinjaman usaha mikro (UMi) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari 22 persen menjadi 8 persen. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto dan bertujuan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat serta mendukung stabilitas sosial politik di tanah air.

Tujuan Penurunan Bunga Pinjaman

Purbaya menekankan bahwa penurunan suku bunga ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor, yang pada gilirannya akan memperkuat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. "Pak Presiden Prabowo bahkan sudah memastikan bahwa bunga pinjaman ke UMi itu bisa turun dari 22 persen ke delapan persen," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Keuangan untuk memberikan perhatian lebih kepada penguatan ekonomi UMKM agar dapat terus berkembang. "Itu salah satu indikasi keberpihakan Bapak Presiden Prabowo terhadap ekonomi Indonesia, terutamanya ekonomi rakyat dan UMKM," tambahnya.

Harapan untuk Stabilitas Ekonomi

Purbaya juga menjelaskan bahwa memperkuat ekonomi UMKM merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan sentimen pasar global yang dapat mempengaruhi nilai tukar. "Ada karena beberapa sentimen global di pasar dunia yang kita nggak dapat kendalikan, tapi selama kita pastikan ekonomi Indonesia tumbuh dan usaha-usaha seperti UMKM juga bisa hidup, lama-lama juga rupiah akan menguat," ungkapnya.

Lebih lanjut, Purbaya menyatakan bahwa stabilitas sosial politik akan terjaga jika UMKM dapat tumbuh dengan baik. "Jadi, kalau UMKM bisa tumbuh dengan kuat sudah pasti stabilisasi sosial politik terjaga, dan kita akan pastikan dari Kemenkeu dan pemerintah bahwa ekonomi UMKM diperhatikan ke depannya," jelasnya.

// Artikel Terkait