JAKARTA, iNews.id - Menempelkan sendok beku di area belakang leher saat mengalami migrain kini menjadi metode yang banyak dilakukan untuk meredakan sakit kepala sebelah. Meskipun cara ini memiliki dasar ilmiah, dokter mengingatkan agar tidak sembarangan melakukannya karena terdapat beberapa aspek penting yang harus diperhatikan.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan, menjelaskan bahwa terapi dingin dapat membantu mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan oleh migrain. Sensasi dingin berfungsi untuk memperlambat transmisi sinyal nyeri pada saraf, sehingga penderita merasakan penurunan rasa sakit.
Manfaat Terapi Dingin
“Katanya sendok beku bisa redain migren? Bisa sih, tapi ada yang sering lewat. Di videonya, sendok beku ditempelin di belakang leher buat ngecilin pembuluh darah yang bikin nyeri kepala,” ungkap dr Cecep. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa terdapat tiga hal penting yang perlu diketahui sebelum melakukan teknik ini.
Dia menekankan bahwa manfaat utama dari terapi dingin bukan hanya karena kemampuannya mengecilkan pembuluh darah, tetapi juga karena dapat memperlambat pengiriman sinyal rasa sakit ke otak. “Nah, dinginnya emang bisa bantu, ada jurnalnya. Tapi, ada tiga hal yang perlu kita tahu biar makin paham. Pertama, dingin ini ternyata nurunin nyeri dengan bikin hantaran sinyal di saraf jadi lebih lambat. Makanya sakitnya berasa mereda,” jelasnya.
Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan
Dengan memahami cara kerja terapi dingin, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan metode ini dengan lebih efektif dan aman. Penting untuk selalu memperhatikan reaksi tubuh masing-masing dan berkonsultasi dengan tenaga medis jika diperlukan.