Sunday, 16 August 2026
Finansial

Peningkatan Penjualan Kendaraan Niaga Dorong Pertumbuhan Investasi di Indonesia

Penjualan kendaraan niaga, termasuk truk, bus, dan pikap, mengalami lonjakan signifikan sebesar 38,76% pada triwulan II-2026, yang berkontribusi terhadap pertumbuhan investasi di Indonesia.

A
Aulia Rahmawati
05 August 2026 71 pembaca
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud. Foto Fakhri-Suara.com
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud. Foto Fakhri-Suara.com
suara.com Sumber: suara.com

Penjualan kendaraan niaga di Indonesia, seperti truk, bus, dan pikap, mengalami peningkatan yang mencolok sebesar 38,76% pada kuartal kedua tahun 2026. Lonjakan ini menjadi salah satu faktor pendorong utama bagi pertumbuhan investasi, khususnya Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB).

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa peningkatan penjualan ini sejalan dengan meningkatnya permintaan kendaraan niaga untuk mendukung kegiatan bisnis. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud, menjelaskan bahwa tidak hanya penjualan kendaraan, tetapi juga impor kapal tanker dan kapal laut turut meningkat, yang semakin memperkuat investasi di sektor transportasi.

Pertumbuhan Investasi Kendaraan dan Sektor Terkait

Edy menyatakan, "Penjualan kendaraan itu meningkat sebesar 38,76 persen berupa kendaraan truk, bus, pikap, dan double cabin, serta penambahan impor kapal laut yang mencapai 49,54 persen." Lonjakan ini menjadikan subkomponen kendaraan dalam PMTB mencatat pertumbuhan tertinggi, yaitu sebesar 26,03% secara tahunan.

Kenaikan investasi di sektor kendaraan juga tercermin dari meningkatnya nilai tambah bruto industri alat angkutan, yang menunjukkan bahwa aktivitas produksi di sektor manufaktur transportasi semakin berkembang. Selain kendaraan, semua komponen investasi pada triwulan II-2026 juga menunjukkan pertumbuhan positif. PMTB untuk bangunan meningkat 6,61%, mesin dan peralatan naik 1,32%, peralatan lainnya melonjak 16,84%, Cultivated Biological Resources (CBR) tumbuh 4,93%, dan Intellectual Property Product (IPP) bertambah 6,19%.

Kontribusi Investasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Secara keseluruhan, PMTB pada triwulan II-2026 tumbuh sebesar 6,87% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menjadikan investasi sebagai penyumbang terbesar kedua bagi pertumbuhan ekonomi nasional, setelah konsumsi rumah tangga. BPS mencatat bahwa investasi memberikan kontribusi sebesar 2,06 poin persentase terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,29% secara tahunan pada triwulan II-2026.

Data ini menunjukkan bahwa ekspansi dunia usaha masih berlangsung, terutama melalui pembelian kendaraan operasional dan penguatan armada logistik untuk mendukung aktivitas ekonomi.

// Artikel Terkait