Wednesday, 10 June 2026
Kesehatan

Peningkatan Kasus Penyakit Jantung di Kalangan Anak Muda Malaysia

Anak muda di Malaysia mengalami peningkatan signifikan dalam kasus hipertensi dan gangguan jantung, yang dipicu oleh gaya hidup tidak sehat. Dokter mengungkapkan bahwa kebiasaan sehari-hari menjadi fa...

A
Arga Pratama
19 May 2026 13 pembaca
Peningkatan Kasus Penyakit Jantung di Kalangan Anak Muda Malaysia
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Everyday better to do everything

Jakarta - Anak muda di Malaysia kini semakin banyak yang mengalami hipertensi dan masalah jantung. Menurut dokter, fenomena ini sangat berkaitan dengan pola hidup modern yang cenderung tidak sehat.

Konsultan Kardiolog dan Elektrofisiolog di Sunway Medical Centre, Gary Lee Chin Keong, menyatakan bahwa jumlah pasien muda dengan hipertensi dan penyakit kardiovaskular terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. "Sekitar 20 tahun yang lalu, hipertensi sebagian besar dianggap sebagai kondisi yang mempengaruhi orang dewasa yang lebih tua," ungkap Dr. Gary.

Dr. Gary melanjutkan, "Saat ini, saya merawat pasien berusia 20-an dan 30-an." Ia menjelaskan bahwa peningkatan kasus hipertensi primer di kalangan anak muda banyak disebabkan oleh faktor gaya hidup. Hipertensi ini merupakan kondisi di mana penyebab pastinya tidak diketahui, tetapi sangat terkait dengan kebiasaan sehari-hari.

Faktor Risiko yang Mempengaruhi

Beberapa faktor risiko yang berkontribusi termasuk stres kronis, kurang tidur, jam kerja yang panjang, kurangnya aktivitas fisik, kebiasaan merokok, konsumsi makanan olahan, serta asupan garam yang berlebihan. Menurut Survei Kesehatan dan Morbiditas Nasional 2024, sekitar tiga dari empat orang dewasa di Malaysia mengonsumsi makanan tinggi garam secara rutin.

Rata-rata asupan garam di Malaysia mencapai sekitar 7,3 gram per hari, angka ini jauh melebihi rekomendasi dari World Health Organization yang menyarankan kurang dari 5 gram atau sekitar satu sendok teh per hari. Masalahnya, natrium sering kali tersembunyi dalam makanan sehari-hari yang tidak terasa asin, seperti saus, kuah, sup, mi, makanan olahan, dan makanan yang dibeli di luar rumah.

Risiko Penyakit Kronis di Masa Depan

Anak muda menjadi kelompok yang paling rentan karena semakin umum mengonsumsi makanan praktis dan cepat saji. Kebiasaan ini dikhawatirkan akan terus berlanjut hingga mereka dewasa dan meningkatkan risiko penyakit kronis. Selain itu, obesitas dan diabetes juga dapat memperbesar kemungkinan terjadinya hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

Dr. Gary menambahkan, "Banyak warga Malaysia yang tidak hanya mengembangkan hipertensi lebih awal, tetapi juga hidup dengan dampak yang lebih lama." Hal ini dapat menyebabkan komplikasi yang lebih mungkin muncul pada usia yang lebih muda.

Dengan meningkatnya kasus penyakit jantung di kalangan anak muda, perhatian terhadap pola hidup sehat menjadi sangat penting untuk mencegah masalah kesehatan di masa depan.

// Artikel Terkait