Wednesday, 01 July 2026
Finansial

Penerimaan Pajak Mencapai Rp 940,31 Triliun pada Pertengahan Juni 2026, Meningkat 23,4 Persen

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melaporkan bahwa penerimaan pajak neto telah mencapai Rp 940,31 triliun pada 16 Juni 2026, mengalami kenaikan sebesar 23,4 persen dibandingkan tahun sebe...

D
Dimas Adhyaksa Putra
21 June 2026 21 pembaca
Ilustrasi pajak. Foto: Petugas melayani wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Pasar Minggu, Rabu (14/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ilustrasi pajak. Foto: Petugas melayani wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Pasar Minggu, Rabu (14/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
suara.com Sumber: suara.com

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengumumkan bahwa pada 16 Juni 2026, penerimaan pajak neto mencapai Rp 940,31 triliun, meningkat 23,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Realisasi ini telah memenuhi 39,62 persen dari target penerimaan pajak nasional untuk tahun anggaran 2026.

Peningkatan signifikan dalam penerimaan pajak ini didorong oleh pertumbuhan yang kuat di sektor Pajak Penghasilan (PPh) Badan, Pajak Penghasilan Orang Pribadi, serta Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) hingga bulan Mei. Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, menyatakan bahwa angka ini merupakan data sementara dan berharap tren positif ini dapat terus berlanjut.

Penerimaan Pajak Sebelumnya

Dalam seminar Kemenkeu Corpu Open Class (KCOC) yang disiarkan secara virtual, Bimo Wijayanto menyampaikan, "Ini angka sementara di pertengahan Juni, mudah-mudahan terus bisa konsisten." Dia juga menjelaskan bahwa setoran pajak sementara hingga 16 Juni ini menunjukkan peningkatan dari 35,4 persen di bulan Mei 2026.

Dia menambahkan, "Tentu pajak ini merupakan pendukung utama program prioritas Pemerintah di tahun 2026." Dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Juni 2026, dilaporkan bahwa penerimaan pajak hingga akhir Mei 2026 mencapai Rp 834,4 triliun, meningkat 22,1 persen dibandingkan tahun lalu.

Rincian Sektor Pajak

Dari total penerimaan pajak di bulan Mei 2026, sektor Pajak Penghasilan (PPh) Badan dan Deposit PPh Badan mencatatkan angka Rp 167,6 triliun, meningkat 23,9 persen secara tahunan. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dibandingkan dengan Rp 135,2 triliun pada bulan April 2026.

Selain itu, PPh Orang Pribadi dan PPh 21 mencapai Rp 123,1 triliun, mengalami pertumbuhan sebesar 26 persen secara tahunan. Angka ini juga meningkat dari Rp 101,1 triliun pada bulan April 2026. Sementara itu, PPh Final, PPh 22, dan PPh 26 tercatat sebesar Rp 138,7 triliun, naik 5,2 persen dibandingkan tahun lalu.

Kategori Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) menunjukkan realisasi sebesar Rp 315,7 triliun, meningkat 41,3 persen secara tahunan. Namun, kategori lainnya hanya mencapai Rp 89,3 triliun, mengalami penurunan sebesar 6 persen dibandingkan tahun lalu, menjadikannya satu-satunya kategori yang mengalami penurunan di antara komponen pajak lainnya.

// Artikel Terkait