Wednesday, 01 July 2026
Finansial

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Dibuka, Simak Detail dan Jadwalnya

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 resmi dibuka mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026, dengan fokus pada bidang STEM dan kemudahan persyaratan bagi pendaftar.

D
Doni Setiawan
29 June 2026 6 pembaca
Dirut LPDP Yon Arsal dan Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (29/6/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Dirut LPDP Yon Arsal dan Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (29/6/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
suara.com Sumber: suara.com

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dari Kementerian Keuangan mengumumkan pembukaan pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II untuk tahun 2026 yang berlangsung dari 30 Juni hingga 31 Juli 2026. Program ini menekankan alokasi 80 persen beasiswa untuk bidang STEM, bertujuan mendukung pengembangan industri strategis di Indonesia.

Direktur Utama LPDP, Yon Arsal, menjelaskan bahwa Beasiswa LPDP Tahap II menawarkan dua program utama, yaitu Beasiswa STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) serta Beasiswa SHARE (Sosial, Humaniora, Seni untuk Masyarakat, Studi Agama, Ekonomi). Ia menekankan bahwa sekitar 80 persen dari total alokasi beasiswa akan difokuskan pada bidang STEM dan sektor-sektor yang terkait dengan industri strategis, sementara 20 persen sisanya akan dialokasikan untuk bidang SHARE sebagai bagian dari pembangunan manusia yang berkelanjutan.

Fokus pada Peningkatan Bidang STEM

Yon Arsal menambahkan bahwa target peningkatan untuk bidang STEM pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 66-69 persen, dan pada tahun 2026 ditargetkan mencapai 74 persen. "Kita akan coba sampai minimal 80 persen ke STEM dan STEM related," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, pada Senin (29/6/2026). Bidang yang terkait dengan STEM mencakup sektor non-STEM yang mendukung pengembangan industri strategis berbasis STEM, seperti Kebijakan Publik, Hukum, Bisnis, dan Ekonomi.

LPDP juga kembali membuka program Beasiswa Akselerasi di Universitas Unggulan, serta program kerja sama khusus seperti Beasiswa Keolahragaan dan Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional melalui jalur Doctor by Research. Selain itu, LPDP berkomitmen untuk menjaga inklusivitas dengan memberikan perhatian khusus kepada penerima afirmasi, terutama bagi anak-anak terbaik dari daerah terpencil.

Perubahan Kebijakan dan Persyaratan

Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah perubahan dalam ketentuan yang menguntungkan bagi pendaftar. Beberapa penyesuaian pada Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 mencakup keringanan dalam persyaratan bahasa Inggris dan pembaruan daftar perguruan tinggi tujuan.

Bagi pendaftar dari kelompok afirmasi, untuk tujuan dalam negeri, tidak diperlukan sertifikat kemampuan bahasa Inggris. Sedangkan untuk tujuan luar negeri, bagi yang sudah memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional, sertifikat bahasa tidak diwajibkan. Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional, terdapat tambahan opsi sertifikat bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.

Untuk pendaftar dari kelompok non-afirmasi, bagi yang sudah memiliki LoA Unconditional, juga tidak diwajibkan sertifikat bahasa. Namun, bagi yang belum memiliki LoA Unconditional, terdapat penambahan opsi sertifikat bahasa Inggris, baik untuk tujuan dalam negeri maupun luar negeri.

LPDP juga memperbarui daftar universitas unggulan dari sebelumnya 17 universitas menjadi 31 universitas, yang terdiri dari 17 universitas untuk semua program studi dan 14 universitas tambahan khusus untuk program studi STEM. Pembaruan ini juga mencakup daftar perguruan tinggi tujuan dalam negeri dan luar negeri serta program double/joint degree untuk beasiswa STEM dan SHARE.

Beasiswa LPDP terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi syarat, dan informasi lebih lanjut mengenai syarat pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi LPDP.

// Artikel Terkait