Saturday, 15 August 2026
Finansial

Pelindo Resmikan Operasional Terminal 2 Petikemas untuk Tingkatkan Efisiensi Pelabuhan Tanjung Priok

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melaksanakan soft launching dan uji coba operasional Terminal 2 Petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Langkah ini ber...

P
Patrick Jonathan
01 August 2026 52 pembaca
Uji coba operasional Terminal 2 Petikemas Pelindo ditandai dengan uji sandar perdana kapal peti kemas MV Meratus Konawe. (Dok: Pelindo)
Uji coba operasional Terminal 2 Petikemas Pelindo ditandai dengan uji sandar perdana kapal peti kemas MV Meratus Konawe. (Dok: Pelindo)
suara.com Sumber: suara.com

PT Pelabuhan Indonesia (Persero), yang dikenal sebagai Pelindo, telah melaksanakan soft launching dan uji coba operasional Terminal 2 Petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026. Pengoperasian terminal ini merupakan langkah strategis bagi Pelindo dalam meningkatkan produktivitas layanan peti kemas yang terintegrasi, sekaligus berkontribusi terhadap efisiensi logistik di tingkat nasional.

Acara ini juga ditandai dengan uji sandar perdana kapal peti kemas MV Meratus Konawe di Terminal 2 Petikemas, yang menunjukkan kesiapan fasilitas, peralatan, dan layanan untuk mendukung kegiatan bongkar muat peti kemas secara aman dan efisien. Dalam kesempatan tersebut, Pelindo menetapkan nama "Terminal 2 Petikemas" sebagai identitas resmi terminal baru ini. Selain itu, acara tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan.

Partisipasi Berbagai Pihak

Acara peluncuran ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk KSOP Utama Tanjung Priok, instansi pemerintah, asosiasi kepelabuhanan dan logistik, perusahaan pelayaran, pemilik depo petikemas, serta pelanggan. Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, menjelaskan bahwa pengoperasian Terminal 2 Petikemas merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan Pelindo di bawah arahan strategis Danantara, yang bertujuan untuk menghadirkan layanan kepelabuhanan yang lebih efisien dan kompetitif.

“Beroperasinya Terminal 2 Petikemas merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas dan produktivitas layanan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok. Kami ingin menghadirkan layanan yang semakin produktif dan terintegrasi melalui monetisasi aset idle/lahan berkeringat sehingga mampu mendukung kelancaran rantai pasok nasional sekaligus meningkatkan daya saing logistik Indonesia," ungkap Achmad.

Pengembangan dan Fasilitas Terminal

Achmad menambahkan bahwa ke depan, pengembangan terminal ini akan diarahkan untuk mendukung pertumbuhan perdagangan nasional melalui penerapan digitalisasi, modernisasi peralatan, serta peningkatan standar keselamatan dan pelayanan. "Terminal ini akan terus kami kembangkan menjadi terminal yang mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, andal, dan memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa maupun perekonomian nasional," lanjutnya.

Terminal 2 Petikemas memiliki dermaga dengan panjang total 517,5 meter dan lebar 20,8 meter, di mana 200 meter di antaranya telah siap beroperasi dengan kedalaman desain -12 meter LWS, mampu melayani kapal hingga 30.000 DWT. Terminal ini juga dilengkapi dengan area penumpukan seluas sekitar 98.700 meter persegi dengan kapasitas mencapai 8.425 TEUs. Selain itu, terminal ini didukung oleh berbagai peralatan, termasuk 1 unit Quay Container Crane (QCC), 4 unit Rubber Tyred Gantry Crane (RTGC), dan 1 unit Reach Stacker, serta didukung oleh 70 personel.

Kepala KSOP Utama Tanjung Priok, Capt. Heru Susanto, memberikan apresiasi terhadap pengoperasian Terminal 2 Petikemas yang dianggap akan memperkuat kualitas pelayanan di pelabuhan terbesar di Indonesia. Heru menekankan pentingnya pengoperasian terminal ini untuk tetap mengacu pada regulasi yang berlaku, guna memastikan operasionalnya berjalan optimal dan berkesinambungan.

"Kami mendukung upaya Pelindo dalam meningkatkan kapasitas dan produktivitas layanan kepelabuhanan. Sinergi antara regulator, operator, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan pelabuhan yang semakin efisien, aman, dan mampu mendukung kelancaran logistik nasional," ujar Heru.

Di akhir sambutannya, Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang, menjelaskan bahwa pengoperasian Terminal 2 Petikemas merupakan bagian dari pengembangan konsep Pelindo Indonesia Network Pendulum (PINP), yang mencakup integrasi jaringan layanan peti kemas melalui pembentukan hingga 20 koridor pelayaran baru. "Pembentukan koridor tersebut akan memperkuat skema pelabuhan hub and spoke, menciptakan keseimbangan arus muatan, dan berkontribusi pada penurunan biaya logistik nasional," jelas Farid.

Achmad Muchtasyar menutup sambutannya dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pengembangan dan pengoperasian Terminal 2 Petikemas. "Sinergi yang telah terbangun menjadi fondasi penting dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin produktif, efisien, dan berdaya saing. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut untuk bersama-sama memajukan sektor logistik nasional," tutupnya.

// Artikel Terkait