Monday, 15 June 2026
Politik & Hukum

PDIP Surabaya Luncurkan Program Banteng Kalcer untuk Menarik Minat Gen Z

DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya meluncurkan program Banteng Kalcer sebagai upaya mendekati generasi muda, bertepatan dengan peringatan Bulan Bung Karno.

S
Salsabila Nur Azzahra
15 June 2026 1 pembaca
PDIP Surabaya Luncurkan Program Banteng Kalcer untuk Menarik Minat Gen Z
Dekati Gen Z, PDIP Surabaya Kenalkan Banteng Kalcer di Bulan Bung Karno  
jpnn.com Sumber: jpnn.com

DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya memperkenalkan inisiatif baru untuk menarik perhatian generasi muda, yang dikenal sebagai Gen Z. Peluncuran program Banteng Kalcer dilakukan pada Minggu (14/6) dalam rangkaian peringatan Bulan Bung Karno. Acara tersebut ditandai dengan penyematan kaos Banteng Kalcer kepada perwakilan generasi muda yang hadir.

Peluncuran ini berlangsung bersamaan dengan kegiatan Gowes Kelana Bung Karno, yang diikuti oleh sekitar 2.000 peserta dari berbagai kalangan. Ketua DPC PDIP Surabaya, Armuji, menyatakan bahwa semangat Bung Karno perlu terus diwariskan kepada generasi muda di Surabaya. Ia menekankan bahwa Bung Karno bukan hanya Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga merupakan sosok yang lahir dan dibesarkan di Surabaya.

Komitmen untuk Terus Hadir di Masyarakat

Armuji menjelaskan, "Banteng Kalcer ini bagian dari upaya agar PDI Perjuangan tetap eksis di Kota Surabaya, tetap bergotong royong dan terus hadir di tengah masyarakat." Ia menegaskan bahwa kekuatan partai tidak hanya dibangun melalui struktur organisasi, tetapi juga melalui tindakan nyata yang dirasakan oleh masyarakat. "Kami tidak mengenal lelah, yang penting perbuatan kami baik, maka akan selalu diingat oleh warga Kota Surabaya," tambahnya.

Mendekatkan Politik kepada Generasi Muda

Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga DPC PDIP Surabaya, Khusnul Khotimah, menjelaskan bahwa Banteng Kalcer lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan ruang yang lebih dekat dengan karakter generasi muda saat ini. Ia mencatat bahwa banyak anak muda yang masih melihat politik sebagai hal yang serius dan kaku, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih relevan dengan kehidupan mereka.

"Politik tidak harus selalu dibicarakan dalam forum formal, tetapi juga bisa hadir melalui aktivitas yang dekat dengan keseharian mereka," ungkap Khusnul. Program ini akan menyelenggarakan berbagai kegiatan yang sesuai dengan minat generasi muda, mulai dari olahraga bersama, diskusi santai, kegiatan sosial, hingga kolaborasi kreatif dengan berbagai komunitas.

Khusnul berharap Banteng Kalcer tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun kepedulian sosial dan meningkatkan partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah. "Kami ingin menunjukkan bahwa politik bisa dekat dengan anak muda, bisa menyenangkan, dan bisa menjadi ruang untuk berkontribusi. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam kegiatan sosial, kepemudaan, dan demokrasi secara positif," tutupnya.

// Artikel Terkait