Sunday, 16 August 2026
Politik & Hukum

Partai Ummat Desak Prabowo Tindak Tegas Oknum Korup di Penegakan Hukum

Partai Ummat memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas kezaliman dan korupsi di Indonesia. Mereka juga menyerukan evaluasi terhadap institusi penegak huk...

D
Doni Setiawan
29 July 2026 51 pembaca
Partai Ummat Minta Prabowo Bersihkan Oknum Nakal di Institusi Penegak Hukum
Partai Ummat Minta Prabowo Bersihkan Oknum Nakal di Institusi Penegak Hukum
jpnn.com Sumber: jpnn.com

JAKARTA - Heikal Safar, Ketua Harian DPP Partai Ummat, menegaskan bahwa partainya mendukung segala program dan kebijakan yang diambil oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upaya melawan kezaliman, menegakkan keadilan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Ia menekankan pentingnya persatuan untuk memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya.

Pentingnya Evaluasi Institusi Penegak Hukum

Heikal mengungkapkan bahwa Partai Ummat meminta pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua institusi penegak hukum. Hal ini bertujuan untuk membersihkan institusi tersebut dari oknum-oknum yang terlibat dalam praktik korupsi. Ia menyatakan, "Bayangkan saja jika perampok menggunakan seragam aparat penegak hukum dan punya kantor mewah dan megah, sangat berbahaya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara bukan?"

Perhatian Terhadap Kesejahteraan Masyarakat

Lebih lanjut, Heikal menekankan pentingnya pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat dengan mengelola kekayaan alam secara berdaulat sesuai dengan amanat UUD 1945. Ia mengingatkan tentang kedaulatan sumber daya alam dan mengharapkan pemerintah memastikan bahwa rakyat dapat memanfaatkan kekayaan tersebut secara maksimal tanpa adanya kebocoran.

Heikal juga menegaskan dukungannya terhadap berbagai program yang telah dijanjikan selama kampanye, seperti ketahanan pangan dengan memberikan Makanan Bergizi Gratis, Program Koperasi Merah Putih, dan Program Sekolah Rakyat. "Tentunya kami mendukung berbagai macam program yang telah dijanjikan saat kampanye," pungkasnya.

// Artikel Terkait