Wednesday, 01 July 2026
Finansial

Mufli Budi Ananda Resmi Menjadi Komisaris Krakatau Posco, Simak Profil Perusahaan Ini

Mufli Budi Ananda, asisten Raffi Ahmad, baru saja diangkat sebagai Komisaris PT Krakatau Posco, perusahaan patungan antara Indonesia dan Korea Selatan yang berlokasi di Cilegon. Perusahaan ini memprod...

D
Doni Setiawan
28 June 2026 8 pembaca
Mufli Budi Ananda, asisten Raffi Ahmad. (Instagram/raffinagita1717 dan Gemini AI)
Mufli Budi Ananda, asisten Raffi Ahmad. (Instagram/raffinagita1717 dan Gemini AI)
suara.com Sumber: suara.com

Mufli Budi Ananda baru saja ditunjuk sebagai Komisaris PT Krakatau Posco, sebuah perusahaan patungan antara Indonesia dan Korea Selatan yang beroperasi di Cilegon. PT Krakatau Posco memiliki kapasitas produksi mencapai tiga juta ton baja setiap tahunnya, yang digunakan untuk berbagai kebutuhan infrastruktur penting.

Nama Mufli Budi Ananda menjadi sorotan publik setelah kabar mengenai penunjukannya ini beredar, mengingat ia dikenal sebagai asisten pribadi dari Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, yang merupakan pendukung pasangan Prabowo-Gibran. Penunjukan ini menarik perhatian karena berkaitan dengan profil dan rekam jejak PT Krakatau Posco yang merupakan perusahaan joint venture besar.

Profil PT Krakatau Posco

PT Krakatau Posco adalah perusahaan patungan yang menggabungkan kekuatan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, sebuah perusahaan milik negara, dengan produsen baja terkemuka asal Korea Selatan, POSCO. Perusahaan ini merupakan pabrik baja terpadu pertama di Asia Tenggara yang menggunakan teknologi Blast Furnace. Didirikan pada tahun 2010, PT Krakatau Posco memulai produksi komersialnya pada tahun 2014, dengan fasilitas utama yang terletak di Cilegon, Banten.

Perusahaan ini memiliki kapasitas produksi yang mengesankan, mencapai tiga juta ton baja per tahun. Manajemen PT Krakatau Posco juga telah merencanakan ekspansi untuk meningkatkan volume produksi secara berkelanjutan. Produk utama yang dihasilkan meliputi plat baja dan lempengan baja berkualitas tinggi untuk kebutuhan industri, serta baja struktural untuk berbagai proyek infrastruktur seperti jembatan, jalan tol, dan pembuatan kapal.

Restrukturisasi dan Kepemilikan Saham

Untuk memperkuat struktur keuangan dan operasional, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melakukan suntikan modal sebesar 265 juta dolar AS atau sekitar Rp 3,78 triliun pada tahun 2022. Transaksi ini melibatkan pengalihan aktiva tetap, termasuk lima bidang tanah strategis dan unit pabrik Hot Strip Mill (HSM) 2.

Melalui skema transaksi yang resmi pada 28 November 2022, porsi kepemilikan saham PT Krakatau Steel di Krakatau Posco meningkat dari 30 persen menjadi 50 persen. Direktur Utama Krakatau Steel saat itu, Silmy Karim, menjelaskan bahwa penambahan saham ini bertujuan untuk menciptakan sinergi yang kuat antara keunggulan lokal dan teknologi global dari POSCO.

Setelah penandatanganan akta tersebut, struktur kepemilikan di PT Krakatau Posco menjadi seimbang, dengan masing-masing pihak memiliki 50 persen saham, yaitu PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dari Indonesia dan POSCO dari Korea Selatan.

// Artikel Terkait