Sunday, 16 August 2026
Gaya Hidup

Mencegah Obesitas Anak dengan Mengatur Konsumsi Gula

Obesitas pada anak di Indonesia semakin menjadi masalah kesehatan serius yang dapat memicu berbagai penyakit. Penting untuk membatasi konsumsi gula tambahan meskipun tetap diperlukan sebagai sumber en...

A
Aulia Rahmawati
28 July 2026 49 pembaca
Advertisement
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id

JAKARTA, iNews.id - Masalah obesitas pada anak kini menjadi ancaman kesehatan yang semakin mendesak di Indonesia. Penumpukan lemak berlebih tidak hanya berdampak pada penampilan, tetapi juga berisiko menyebabkan berbagai penyakit tidak menular (PTM) sejak usia dini. Perubahan gaya hidup yang ditandai dengan berkurangnya aktivitas fisik, tingginya konsumsi makanan cepat saji, dan meningkatnya penggunaan minuman manis menjadi penyebab utama meningkatnya angka obesitas di kalangan anak-anak. Jika kondisi ini dibiarkan, risiko terjadinya penyakit kronis di kemudian hari akan semakin meningkat.

Pentingnya Pembatasan Konsumsi Gula

Dokter Spesialis Anak, dr Reza Fahlevi, menekankan bahwa meskipun gula diperlukan sebagai sumber energi, konsumsi gula tambahan pada anak harus dibatasi. Hal ini disampaikan dalam sebuah video edukasi yang diunggah di akun Instagram Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono. "Nah, jadi memang gula itu penting ya untuk pertumbuhan anak. Tapi tentunya jumlah konsumsinya harus dibatasi. Kenapa? Karena kalau kita lihat sekarang, tren banyak anak-anak kita yang sudah mulai menjadi obesitas," ujarnya.

Dampak Obesitas pada Kesehatan Anak

Menurut dr Reza, obesitas pada anak dapat menyebabkan resistensi insulin yang berpotensi mengarah pada diabetes melitus (DM). Selain itu, dampak jangka panjang dari obesitas juga dapat berpengaruh negatif terhadap kesehatan ginjal. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memperhatikan asupan gula anak agar kesehatan mereka tetap terjaga.

// Artikel Terkait