Wednesday, 01 July 2026
Kesehatan

Memahami Perbedaan Antara HDL dan LDL dalam Kesehatan Jantung

Kolesterol memiliki dua jenis utama, yaitu HDL dan LDL, yang masing-masing berperan berbeda dalam kesehatan jantung. Memahami perbedaan ini penting untuk menjaga kesehatan kardiovaskular.

R
Reza Mahendra
28 June 2026 10 pembaca
Foto: Ilustrasi kolesterol (Getty Images/matdesign24)
Foto: Ilustrasi kolesterol (Getty Images/matdesign24)

Kolesterol adalah zat yang mirip dengan lemak dan lilin yang terdapat di seluruh sel tubuh. Meskipun seringkali dianggap sebagai penyebab berbagai penyakit jantung, tidak semua kolesterol berdampak buruk. Terdapat dua jenis kolesterol, yaitu HDL (High Density Lipoprotein) dan LDL (Low Density Lipoprotein), yang memiliki fungsi berbeda dalam tubuh.

Peran Kolesterol HDL

HDL dikenal sebagai kolesterol baik karena kadar yang sehat dapat melindungi tubuh dari serangan jantung dan stroke. Fungsi utama HDL adalah membawa kolesterol LDL menjauh dari arteri dan mengangkutnya kembali ke hati, di mana kolesterol tersebut akan dipecah dan dikeluarkan dari tubuh. Namun, HDL hanya dapat mengangkut sebagian kecil kolesterol LDL yang ada dalam darah.

Fungsi Kolesterol LDL

Di sisi lain, LDL dianggap sebagai kolesterol jahat karena berkontribusi terhadap penumpukan lemak di arteri, yang dikenal sebagai aterosklerosis. Kondisi ini dapat mempersempit arteri dan meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung, stroke, serta penyakit arteri perifer. Seperti yang diungkapkan oleh dokter spesialis jantung, LDL dapat diibaratkan sebagai truk pengiriman yang, jika jumlahnya berlebihan, dapat menabrak dan menumpahkan isinya ke mana-mana. Sebaliknya, HDL berfungsi sebagai tim pembersih yang membersihkan kekacauan dan memperlancar jalan.

Cara Memeriksa Kadar Kolesterol

Pemeriksaan kadar kolesterol dapat dilakukan melalui tes darah. Kadar kolesterol tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala, sehingga penting untuk melakukan pemeriksaan rutin. Biasanya, sampel darah diambil dari lengan menggunakan jarum dan kemudian dikirim ke laboratorium untuk dianalisis.

Kadar Normal Kolesterol

Menurut informasi yang ada, kadar normal kolesterol total, LDL, dan HDL dalam darah adalah sebagai berikut:

1. Untuk pria dan wanita berusia 19 tahun atau lebih muda:

  • Kolesterol total: kurang dari 170 mg/dL
  • LDL: kurang dari 110 mg/dL
  • HDL: lebih dari 45 mg/dL

2. Untuk pria berusia 20 tahun ke atas:

  • Kolesterol total: kurang dari 200 mg/dL
  • LDL: kurang dari 100 mg/dL
  • HDL: kadar 60 mg/dL atau lebih dianggap terbaik; kurang dari 40 mg/dL tergolong rendah.

3. Untuk wanita berusia 20 tahun ke atas:

  • Kolesterol total: kurang dari 200 mg/dL
  • LDL: kurang dari 100 mg/dL
  • HDL: kadar 60 mg/dL atau lebih dianggap terbaik; kurang dari 50 mg/dL tergolong rendah.

Selain HDL dan LDL, kadar trigliserida juga diperiksa dalam tes kolesterol. Trigliserida merupakan jenis lemak yang umum dalam tubuh dan berfungsi menyimpan kelebihan energi dari makanan. Kadar trigliserida yang normal adalah kurang dari 150 mg/dL, dan kadar yang tinggi dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke jika dikombinasikan dengan kolesterol LDL yang tinggi dan HDL yang rendah.

Faktor Penyebab Kenaikan Kolesterol LDL

Kenaikan kadar kolesterol tidak hanya terjadi pada orang tua, tetapi juga pada anak muda. Pergeseran gaya hidup modern menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus kolesterol tinggi. Gaya hidup ini sering kali membuat individu mengonsumsi makanan tidak sehat dan kurang berolahraga akibat kesibukan sehari-hari. Beberapa faktor pemicu kolesterol tinggi termasuk faktor genetik, obesitas, pola makan yang buruk, dan kurangnya aktivitas fisik. Beberapa jenis makanan seperti junk food, jeroan, dan daging merah dapat meningkatkan kadar kolesterol, sehingga penting untuk mengatur porsi konsumsi makanan tersebut.

// Artikel Terkait