Sejumlah media independen, yang sering disebut sebagai homeless media, memberikan tanggapan atas klaim yang disampaikan oleh Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) mengenai kolaborasi dengan mereka. Beberapa akun seperti Volix, Proud Project, Pandemic Talks, Ngomongin Uang, dan Bapak2id telah merilis pernyataan klarifikasi untuk menanggapi isu tersebut.
Klarifikasi dari Volix dan Ngomongin Uang
Akun Volix menegaskan bahwa mereka tidak pernah terlibat dalam pertemuan, konferensi pers, atau acara yang diselenggarakan oleh Bakom RI. “Volix tidak pernah menghadiri pertemuan, press conference, maupun acara apa pun yang diselenggarakan oleh Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM RI). Volix BUKAN mitra resmi sebagai media pendukung pemerintah, dan TIDAK PERNAH berkomunikasi langsung dengan pihak BAKOM RI terkait hal tersebut,” ungkap Volix dalam pernyataannya.
Selanjutnya, akun Ngomongin Uang juga menyampaikan bahwa mereka tidak menerima undangan, tidak menghadiri pertemuan, dan tidak berkomunikasi dengan Bakom RI, baik secara digital maupun langsung. Mereka menegaskan bahwa klaim yang menyebutkan Ngomongin Uang "digandeng" atau menjadi "mitra" pemerintah adalah informasi yang tidak benar.
Pernyataan dari Pandemic Talks
Akun Pandemic Talks juga memberikan klarifikasi bahwa informasi mengenai kerja sama dengan Bakom tidak akurat dan tidak mencerminkan kenyataan. “Pandemic Talks TIDAK DIREKRUT oleh Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (BAKOM RI),” jelas mereka. Keterlibatan Pandemic Talks dalam Indonesia New Media Forum (INMF) dijelaskan sebagai upaya untuk membangun jaringan antar pelaku New Media demi menciptakan ekosistem yang saling mendukung.
Dengan pernyataan-pernyataan ini, media independen tersebut berharap dapat meluruskan informasi yang beredar dan menegaskan posisi mereka terkait klaim yang tidak berdasar tersebut.