JAKARTA, iNews.id - Banyak pekerja di kantor mengakui kesulitan untuk menyisihkan waktu berolahraga selama hari kerja karena padatnya aktivitas. Hal ini menyebabkan banyak dari mereka hanya berolahraga pada akhir pekan, yaitu Sabtu dan Minggu. Pertanyaannya, apakah kebiasaan ini masih dapat memberikan manfaat bagi kesehatan?
Dokter dan influencer kesehatan, dr Adam Prabata, menjelaskan bahwa berolahraga hanya pada akhir pekan tetap memberikan keuntungan bagi kesehatan, asalkan individu tersebut memenuhi total durasi aktivitas fisik yang dianjurkan dalam seminggu.
Penelitian Menunjukkan Manfaat Olahraga Akhir Pekan
Dalam sebuah unggahan di akun Threads miliknya, dr Adam merujuk pada hasil penelitian besar yang melibatkan 63.591 peserta. Studi yang berjudul *Association of Weekend Warrior and Other Leisure Time Physical Activity Patterns With Risks for All-Cause, Cardiovascular Disease, and Cancer Mortality* menunjukkan bahwa orang yang hanya berolahraga di akhir pekan memiliki risiko kematian yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak aktif sama sekali.
“Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang hanya bisa olahraga pada weekend memiliki risiko kematian sekitar 30 persen lebih rendah, dan risiko kematian akibat penyakit jantung sekitar 40 persen lebih rendah, dibanding orang yang nggak aktif olahraga sama sekali,” ungkapnya.
Frekuensi vs Durasi Aktivitas Fisik
Menurut dr Adam, manfaat yang diperoleh dari olahraga akhir pekan hampir setara dengan mereka yang membagi waktu olahraga mereka menjadi beberapa sesi dalam seminggu. Dengan kata lain, yang paling penting bukanlah seberapa sering seseorang berolahraga, melainkan total durasi aktivitas fisik yang dilakukan dalam satu minggu.